Home
Login.
Artikelilmiahs
50614
Update
KAUTSAR ZAIDAN AZIZI
NIM
Judul Artikel
HARGA POKOK PRODUKSI PADI ORGANIK VARIETAS MENTIK WANGI SUSU (Studi Kasus pada Kelompok Tani Marsudi Among Tani di Desa Dawuhan, Kabupaten Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sektor pertanian memegang peranan vital dalam perekonomian Indonesia, dengan pertanian padi organik menawarkan prospek pasar yang menjanjikan. Padi organik tidak hanya ramah lingkungan dan sehat, tetapi juga memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Penelitian ini berfokus pada usahatani padi organik yang dilakukan oleh Kelompok Marsudi Among Tani di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas.Penelitian ini bertujuan untuk menghitung harga pokok produksi (HPP) usahatani padi organik dan menganalisis pengaruh biaya produksi terhadap HPP yang diperoleh. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan sensus terhadap seluruh petani padi organik di Kelompok Marsudi Among Tani. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner pada bulan November 2023 hingga Januari 2024. Analisis data dilakukan secara deskriptif serta menggunakan analisis struktur biaya dan pendapatan, dengan perhitungan HPP menggunakan metode full costing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani padi organik ini sangat menguntungkan dan layak secara ekonomi. Dengan total biaya produksi sebesar Rp2.659.651,00, petani dapat memperoleh keuntungan sebesar Rp5.181.250,00 dan pendapatan bersih Rp2.522.599,00. HPP per kilogram padi organik adalah Rp3.150,00, yang menghasilkan keuntungan 98,41% atau Rp3.100,00 per kg jika dijual langsung ke kelompok tani. Keuntungan akan lebih tinggi jika produk dijual dengan harga di atas Rp6.250,00 per kg ke pihak pengolah. Usahatani padi organik yang dikelola oleh Kelompok Tani Marsudi Among Tani terbukti menguntungkan dan layak untuk dilanjutkan. Hasil ini menunjukkan potensi besar pertanian organik dalam meningkatkan pendapatan petani di Indonesia.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The agricultural sector plays a vital role in the Indonesian economy, with organic rice farming offering promising market prospects. Organic rice is not only environmentally friendly and healthy, but also has a higher selling value. This study focuses on organic rice farming carried out by the Marsudi Among Tani Group in Dawuhan Village, Banyumas District, Banyumas Regency. This study aims to calculate the cost of goods produced (COGS) of organic rice farming and analyze the effect of production costs on the COGS obtained. The method used is a case study with a census approach to all organic rice farmers in the Marsudi Among Tani Group. Data were collected through interviews and questionnaires from November 2023 to January 2024. Data analysis was carried out descriptively and using cost and revenue structure analysis, with COGS calculated using the full costing method. The results of the study indicate that this organic rice farming is very profitable and economically feasible. With a total production cost of Rp2,659,651.00, farmers can earn a profit of Rp5,181,250.00 and a net income of Rp2,522,599.00. The cost of goods sold per kilogram of organic rice is Rp3,150.00, resulting in a profit of 98.41% or Rp3,100.00 per kg if sold directly to farmer groups. Profits will be higher if the product is sold at a price above Rp6,250.00 per kg to processors. The organic rice farming business managed by the Marsudi Among Tani Farmers Group has proven to be profitable and feasible to continue. These results demonstrate the great potential of organic farming in increasing farmer incomes in Indonesia.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save