Artikel Ilmiah : C1B022098 a.n. DEBY LARAS WATI

Kembali Update Delete

NIMC1B022098
NamamhsDEBY LARAS WATI
Judul ArtikelTHE MEDIATING ROLE OF WORK-LIFE BALANCE IN THE RELATIONSHIP
BETWEEN WORKLOAD AND EMPLOYEE PRODUCTIVITY
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh beban kerja terhadap produktivitas karyawan dengan work-life balance (WLB) sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan pada dua perusahaan—PT. Refo Digital Creative dan PT. Uba Uhud International—yang keduanya menghadapi tantangan terkait tingginya beban kerja dan ketidakseimbangan kehidupan kerja. Sebanyak 82 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana serta uji Sobel untuk analisis mediasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap produktivitas karyawan, karena beban kerja yang berlebihan menimbulkan stres fisik maupun mental yang menurunkan kinerja dan motivasi. Beban kerja juga berdampak negatif terhadap WLB dengan mengurangi waktu istirahat dan kualitas kehidupan pribadi. Sebaliknya, WLB berpengaruh positif terhadap produktivitas, karena karyawan dengan kondisi kehidupan kerja yang seimbang cenderung lebih efisien, termotivasi, dan akurat dalam menyelesaikan tugas. WLB terbukti sepenuhnya memediasi hubungan antara beban kerja dan produktivitas.
Temuan ini menekankan pentingnya pengelolaan beban kerja yang proporsional serta dukungan organisasi terhadap kesejahteraan karyawan. Perusahaan didorong untuk menerapkan kebijakan seperti jam kerja fleksibel, program kesehatan mental, dan lingkungan kerja yang suportif. Penelitian ini memperkuat Job Demands-Resources (JD-R) model, dengan menekankan peran krusial keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan sumber daya yang memadai, seperti WLB, dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan karyawan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to examine the effect of workload on employee productivity with work-life balance (WLB) as a
mediating variable. The research was conducted on two companies—PT. Refo Digital Creative and PT. Uba
Uhud International—both of which face challenges related to high workload and work-life imbalance. A total
of 82 respondents were selected using purposive sampling based on specific criteria. Data were collected
through a closed-ended questionnaire using a Likert scale and analyzed using simple linear regression and the
Sobel test for mediation analysis. The results indicate that workload has a significant negative effect on
employee productivity, as excessive workload leads to physical and mental stress that reduces performance
and motivation. Workload also negatively affects WLB by reducing rest time and personal life quality.
Conversely, WLB has a positive effect on productivity, as employees with a balanced work-life condition tend
to be more efficient, motivated, and accurate in task completion. WLB is proven to fully mediate the
relationship between workload and productivity. These findings highlight the importance of proportional
workload management and organizational support for employee well-being. Companies are encouraged to
implement policies such as flexible work hours, mental health programs, and supportive environments. The
study reinforces the Job Demands-Resources (JD-R) model, emphasizing the critical role of balancing job
demands with adequate resources like WLB in enhancing productivity and employee well-being.
Kata kunciworkload, work-life balance, employee productivity, JD-R theory, employee well-being
Pembimbing 1Dr. Dwita Darmawati, S.E., M.Si.
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2025-09-20 15:21:32.496731
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.