Artikel Ilmiah : F2A023017 a.n. YUNUS TRIYONO

Kembali Update Delete

NIMF2A023017
NamamhsYUNUS TRIYONO
Judul ArtikelMENCIPTAKAN KEMANDIRIAN DESA MELALUI
BADAN USAHA MILIK DESA ( BUMDes ) UNTUK PENINGKATAN
PENDAPATAN ASLI DESA ( PAD )
Abstrak (Bhs. Indonesia)Abstrak
Undang – Undang No. 6 Tahun 2014 tentang desa, telah merubah keberadaan desa atau
dalam hal ini Pemerintah Desa dengan sangat drastis. Saat ini desa sudah tidak lagi
sebagai wilayah yang terpinggirkan. Terlebih desa diberikan anggaran atau dana dari
Pemerintah Pusat yang jumlahnya cukup besar. Oleh karena itu, desa dituntut untuk bisa
memanfaatkan sumber daya yang dimiliki supaya dapat dikelola, salah satu alternatifnya
yang bisa dilakukan adalah dengan Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes ). BUMDes
tersebut dibentuk untuk dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa ( PAD ). Dengan
adanya PAD yang besar tentunya dapat menciptakan kemandirian desa seutuhnya dan
dapat meningkatkan kesejahteraan masrarakat desa. Kajian ini menggunakan metode
Deskriptif kualitatif, dengan menggunakan data primer dan sekunder, berupa : hasil
wawancara, observasi, dan juga dokumentasi, sedangkan untuk mendapatkan data hasil
wawancara peneliti menentukan informan atas dasar pemahamanya terhadap obyek
kajian. Hasil penelitian menjelaskan bahwa dengan melihat visi dan misi BUMDES di
Desa Kalicupak Lor sangat baik, yaitu untuk mewujudkan kemandirian desa seutuhya.
Akan tetapi masih terkendala dengan permasalahan – permasalahan yang ada. Oleh
karena itu harus diimbangi dengan kemampuan dalam mengembangkan BUMDes dan
Kerjasama dari seluruh warga masyarkatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah penulis
bermaksud mengulas kendala atau permasalahan dalam mewujudkan kemandirian desa
melalui BUMDes, di Desa Kalicupak Lor Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas.
Kata kunci: BUMDes, PAD, Kemandirian Desa.
Abtrak (Bhs. Inggris)Abstract
The Law No. 6 of 2014 regarding villages has significantly transformed the existence of
villages or, in this case, the Village Government. Currently, villages are no longer
considered marginalized areas, especially since they receive a substantial budges or funds
from the Central Government. Therefore, villages are required to utilize their resources to
be managed effectively, and one alternative is the formation of Village-Owned Enterprises
(BUMDes). BUMDes is established to enhance the Village’s Own-Source Revenue (PAD).
With a substantial PAD, villages can achieve complete self-reliance and improve the
welfare of the village community. This study empoys a qualitative descriptive method, using
both primary and secondary data sources, including interview result, observations, and
documentation. The selection of informants for interviews is based on their understanding
of the research object. The research findings indicate that the vision and mission of
BUMDes in Kalicupak Lor Village are commendable, aiming to achieve complete village
self-reliance. However, the study reveals existing challenges and issues. Therefore, it iscollaboration among all community members. The purpose of this research is to examine
the obstacles or issues in realizing village self-reliance through BUMDes in Kalicupak Lor
Village, Kalibagor Subdistrict, Banyumas Regency.
Keywords: Village Owned Enterprise (BUMDes), Village’s Own Source Revenue (PAD),
Village self-reliance.
Kata kunciKata kunci: BUMDes, PAD, Kemandirian Desa.
Pembimbing 1Dr. Denok Kurniasih, M.Si.
Pembimbing 2Prof. Dr. Paulus Israwan Setyoko, M.S
Pembimbing 3-
Tahun2025
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2025-08-21 11:27:01.33877
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.