Home
Login.
Artikelilmiahs
50308
Update
YUNUS TRIYONO
NIM
Judul Artikel
MENCIPTAKAN KEMANDIRIAN DESA MELALUI BADAN USAHA MILIK DESA ( BUMDes ) UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DESA ( PAD )
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Abstrak Undang – Undang No. 6 Tahun 2014 tentang desa, telah merubah keberadaan desa atau dalam hal ini Pemerintah Desa dengan sangat drastis. Saat ini desa sudah tidak lagi sebagai wilayah yang terpinggirkan. Terlebih desa diberikan anggaran atau dana dari Pemerintah Pusat yang jumlahnya cukup besar. Oleh karena itu, desa dituntut untuk bisa memanfaatkan sumber daya yang dimiliki supaya dapat dikelola, salah satu alternatifnya yang bisa dilakukan adalah dengan Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes ). BUMDes tersebut dibentuk untuk dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa ( PAD ). Dengan adanya PAD yang besar tentunya dapat menciptakan kemandirian desa seutuhnya dan dapat meningkatkan kesejahteraan masrarakat desa. Kajian ini menggunakan metode Deskriptif kualitatif, dengan menggunakan data primer dan sekunder, berupa : hasil wawancara, observasi, dan juga dokumentasi, sedangkan untuk mendapatkan data hasil wawancara peneliti menentukan informan atas dasar pemahamanya terhadap obyek kajian. Hasil penelitian menjelaskan bahwa dengan melihat visi dan misi BUMDES di Desa Kalicupak Lor sangat baik, yaitu untuk mewujudkan kemandirian desa seutuhya. Akan tetapi masih terkendala dengan permasalahan – permasalahan yang ada. Oleh karena itu harus diimbangi dengan kemampuan dalam mengembangkan BUMDes dan Kerjasama dari seluruh warga masyarkatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah penulis bermaksud mengulas kendala atau permasalahan dalam mewujudkan kemandirian desa melalui BUMDes, di Desa Kalicupak Lor Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas. Kata kunci: BUMDes, PAD, Kemandirian Desa.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Abstract The Law No. 6 of 2014 regarding villages has significantly transformed the existence of villages or, in this case, the Village Government. Currently, villages are no longer considered marginalized areas, especially since they receive a substantial budges or funds from the Central Government. Therefore, villages are required to utilize their resources to be managed effectively, and one alternative is the formation of Village-Owned Enterprises (BUMDes). BUMDes is established to enhance the Village’s Own-Source Revenue (PAD). With a substantial PAD, villages can achieve complete self-reliance and improve the welfare of the village community. This study empoys a qualitative descriptive method, using both primary and secondary data sources, including interview result, observations, and documentation. The selection of informants for interviews is based on their understanding of the research object. The research findings indicate that the vision and mission of BUMDes in Kalicupak Lor Village are commendable, aiming to achieve complete village self-reliance. However, the study reveals existing challenges and issues. Therefore, it iscollaboration among all community members. The purpose of this research is to examine the obstacles or issues in realizing village self-reliance through BUMDes in Kalicupak Lor Village, Kalibagor Subdistrict, Banyumas Regency. Keywords: Village Owned Enterprise (BUMDes), Village’s Own Source Revenue (PAD), Village self-reliance.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save