Artikel Ilmiah : A1D021181 a.n. VANIA BINTANG MAHARANI

Kembali Update Delete

NIMA1D021181
NamamhsVANIA BINTANG MAHARANI
Judul ArtikelPengaruh Salinitas Udara serta Volume Pembilasan terhadap Pertumbuhan dan
Hasil Tanaman Kubis (Brassica oleracea L.) pada Media Tanah Pasir Pantai
Abstrak (Bhs. Indonesia)Lahan pasir pantai memiliki potensi untuk budidaya tanaman hortikultura, termasuk kubis
(Brassica oleracea L.), meskipun menghadapi kendala seperti salinitas udara dan rendahnya
kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh salinitas udara dan volume
pembilasan terhadap pertumbuhan, fisiologi, dan hasil tanaman kubis di media tanah pasir pantai.
Penelitian dilaksanakan di screen house Fakultas Pertanian Unsoed menggunakan Rancangan
Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dua faktor dengan tiga taraf salinitas udara (0, 12, dan 24
mS/cm) dan tiga taraf volume pembilasan (0, 3,5, dan 7,0 mm), menghasilkan 9 kombinasi
perlakuan. Hasil menunjukkan bahwa salinitas udara menurunkan tinggi tanaman, jumlah daun,
dan kadar klorofil vegetatif secara signifikan. Volume pembilasan mempengaruhi kadar prolin
vegetatif dan bukaan stomata generatif. Interaksi kedua perlakuan berpengaruh nyata hanya pada
nilai kehijauan daun vegetatif. Temuan ini menunjukkan kemampuan adaptif tanaman kubis
terhadap stres salinitas melalui mekanisme fisiologis internal.
Abtrak (Bhs. Inggris)Coastal sandy land in Indonesia offer potential for horticultural crop cultivation, including
cabbage (Brassica oleracea L.), but face limitations such as air salinity and poor soil fertility.
This study aimed to examine the effects of air salinity and water flushing volumes on cabbage
growth, physiology, and yield in coastal sandy media. The experiment was conducted in a screen
house at the Faculty of Agriculture, Universitas Jenderal Soedirman, using a Completely
Randomized Block Design with two factors: three air salinity levels (0, 12, and 24 mS/cm) and
three water flushing volumes (0, 3.5, and 7 mm), resulting in 9 treatment combinations. Results
showed that increased air salinity significantly reduced plant height, leaf number, and vegetative
chlorophyll content. Water flushing significantly influenced vegetative proline accumulation and
generative stomatal aperture. Interaction between the treatments significantly affected only
vegetative leaf greenness. These findings suggest that cabbage plants can maintain productivity
under saline stress through internal physiological adjustments.
Kata kunciBrassica oleracea, pasir pantai, salinitas, pembilasan, fisiologi tanaman
Pembimbing 1Saparso
Pembimbing 2Muhammad Bachtiar Musthafa
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2025-08-21 10:13:15.384539
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.