Artikel Ilmiah : A1A021094 a.n. NAFISA NURUL PRANESTI

Kembali Update Delete

NIMA1A021094
NamamhsNAFISA NURUL PRANESTI
Judul ArtikelANALISIS TINGKAT KEPUASAN PETANI GULA KELAPA KRISTAL
KECAMATAN CILONGOK TERHADAP KEMITRAAN USAHA
DENGAN CV PERMATA SATRIA, KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Industri gula kelapa di Indonesia merupakan salah satu sektor unggulan dalam
industri pangan serta salah satu penghasil gula kelapa terbesar di dunia. Kabupaten
Banyumas merupakan daerah sentral tanaman kelapa dan salah satu penghasil gula
kelapa yang sangat potensial di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Salah satu
perusahaan kemitraan pengolahan dan ekspor gula kelapa yang terkenal di
Kabupaten Banyumas yaitu CV Permata Satria. Pola kemitraan Kerjasama
Operasional Agribisnis (KOA) antara perusahaan dengan petani mitra gula kelapa
merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan
daya saing industri gula kelapa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1)
Mengetahui karakteristik petani CV Permata Satria. 2) Mengetahui pelaksanaan
kemitraan yang terjalin antara petani gula kelapa dengan CV Permata Satria. 3)
Mengetahui tingkat kepuasan petani gula kelapa terhadap program kemitraan CV
Permata Satria.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode studi kasus. Metode studi
kasus merupakan deskripsi mendalam dan analisis fenomena atau unit sosial
tertentu yang dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam
tentang fenomena tersebut. Lokasi penelitian di CV Permata Satria Kecamatan
Sumbang Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilaksanakan bulan Mei sampai Juni
tahun 2025 dengan sasaran petani gula kelapa yang terdaftar sebagai petani mitra
di CV Permata Satria. Perhitungan sampel menggunakan teknik simple random
samping diperoleh sampel sebanyak 60 orang. Pengambilan data dilakukan dengan
metode wawancara, kuisioner, observasi dan studi pustaka. Analisis data yang
digunakan adalah Importance Performance Analysis (IPA) dan analisis deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Karakteristik petani mitra CV
Permata Satria umumnya laki-laki dengan rentang usia 40 tahun sampai 60 tahun
yang tersebar di lima desa, yaitu Desa Sokawera, Kasegeran, Jingkang, Pageragi,
dan Batuanten dengan kepemilikan lahan petani mitra umumnya menggunakan
lahan sendiri, dan dapat memproduksi gula kelapa mencapai 5.110 kg per tahunnya.
(2) CV Permata Satria menerapkan sistem kemitraan Pola Kerjasama Operasional
Agribisnis (KOA), seperti memberikan sosialiasi, memberikan bantuan sarana
produksi, dan menjamin kebutuhan pasar petani gula kelapa meski penyalurannya
terkendala dominasi pengepul. (3) Hasil tingkat kesesuaian antara kinerja dengan
harapan petani gula kelapa terhadap kemitraan CV Permata Satria sebesar 83 persen
dimana terdapat beberapa atribut yang belum sesuai, sehingga harus diperbaiki
yaitu menetapkan harga jual, pendamping mudah dihubungi ketika dibutuhkan, dan
memberikan fasilitas asuransi ketenagakerjaan.
Abtrak (Bhs. Inggris)The Indonesian sugar industry is one of the world's leading sectors in the food
industry, and it is one of the world's largest producer of coconut sugar. Banyumas
are a center of the coconut plant and one of the most promising producers of
coconut sugar in Indonesia, especially in Central Java. One of the most famous
companies of the processing and export of coconut sugar in Banyumas is CV
Permata Satria. The partnership system in agribusiness operating cooperation
(koa) between companies and the farmers' coconut sugar partners is one of the
strategies for increasing productivity, efficiency, and competitions in the coconut
sugar industry. The purpose of this research is to 1) find out the character of the
farmer's CV Permata Satria. 2) knowing about the whereabouts of an effective
partnership between sugar farmer and CV Permata Satria. 3) knowing the level of
coconut sugar farmers' satisfaction with the partnership program.
The method of research used was the method of case studies. Case study
methods provide a detailed description and analysis of specific phenomena or
social units performed to gain a deeper understanding of the phenomenon. The
research location is at CV Permata Satria in Sumbang District, Banyumas Regency.
The research was conducted from May to June 2025 with the target of a sugar
farmer listed as partner on CV Permata Satria. The sample calculation using simple
random sampling technique resulted in 60 respondents. Data collection was carried
out using interview methods, questionnaires, observations, and literature studies.
The data analysis used includes the Importance Performance Analysis (IPA), and
descriptive analysis.
The research results show that: (1) The characteristics of farmers partner’s
CV Permata Satria is generally male in the span of 40 to 60 years spread across
five villages, that is, the Sokawera village, Kasegeran village, Jingkang village,
Pageragi village, and Batuanten village with farmers' land possessions commonly
use their own land, and can produce coconut sugar as high as 5,110 kg in a years.
(2) CV Permata Satria implemented a partnership system in agribusiness operating
cooperation (koa), such as socializing, providing production assistance, and
guaranteeing the needs of the coconut sugar farmers' market although the
distribution dominated by caulk (3) The results of the level of performance between
the coconut sugar farmer’s expectations with the partnership of CV Permata Satria
is 83 percent with several attributes which have yet to be relevant, so that they
should improve the selling price, companionship is easy to contact when needed,
and employment insurance facilities.
Kata kunci
Pembimbing 1Indah Widyarini
Pembimbing 2Sunendar
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman119
Tgl. Entri2025-08-20 12:53:33.181208
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.