Artikel Ilmiah : A1F021030 a.n. IVANA MARIZKA NURSIDA

Kembali Update Delete

NIMA1F021030
NamamhsIVANA MARIZKA NURSIDA
Judul ArtikelPENDUGAAN UMUR SIMPAN NASI RENDANG DAGING SAPI DALAM KEMASAN
DENGAN PENAMBAHAN BUBUK KECOMBRANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)Rendang daging sapi mudah rusak karena merupakan media yang cocok bagi pertumbuhan
mikroba, karena tingginya kandungan air dan zat gizi seperti protein. Salah satu upaya untuk
menjaga mutu rendang daging sapi agar memiliki umur simpan yang lebih panjang dapat dilakukan
dengan penambahan pengawet. Bahan tambahan pangan yang dapat ditambahkan ke dalam produk
rendang daging sapi dalam kemasan adalah bubuk kecombrang. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui umur simpan produk nasi rendang daging sapi dalam kemasan retortable alumunium
foil pouch dengan tambahan bubuk kecombrang. Penelitian mengenai umur simpan produk nasi
rendang daging sapi dalam kemasan telah diamati. Penelitian ini mengacu pada Rancangan Acak
Lengkap (RAL) non faktorial dengan tiga jenis suhu penyimpanan. Suhu penyimpanan yang
digunakan adalah 27o
C, 35oC, dan 55o
C. Selain perlakuan suhu penyimpanan, digunakan kontrolsebagai pembanding. Variabel yang diamati adalah analisis total mikrobiologi, kadar asam lemak
bebas, uji sensori, dan analisis umur simpan. Data yang dihasilkan dianalisis menggunakan
perangkat lunak SPSS pada tingkat kepercayaan 95% dengan nilai probabilitas (p-value) sebesar
0,05. Selain itu telah diamati penurunan mutu produk nasi rendang daging sapi dan umur
simpannya.
Abtrak (Bhs. Inggris)Beef rendang is highly perishable as it provides a suitable medium for microbial growth due to its
high moisture content and rich nutrients such as protein. One of the efforts to maintain the quality
of beef rendang and extend its shelf life is through the addition of preservatives. A potential food
additive that can be incorporated into packaged beef rendang products is torch ginger (Etlingera
elatior) powder. This study aims to determine the shelf life of packaged beef rendang rice in
retortable aluminum foil pouches with the addition of torch ginger powder. The shelf life of the
packaged beef rendang rice product was observed under various conditions. The research
employed a completely randomized design (CRD) with a non-factorial approach using three
different storage temperatures: 27°C, 35°C, and 55°C. In addition to temperature treatments, a control sample was used for comparison. The observed variables included total microbial
analysis, free fatty acid content, sensory evaluation, and shelf life analysis using the Accelerated
Shelf Life Testing (ASLT) method with the Arrhenius model. The data obtained were analyzed
using SPSS at a 95% confidence level with a significance value (p-value) of 0.05. Furthermore,
the study observed the quality degradation of the beef rendang rice product and its shelf life over
time.
Kata kuncianalisis umur simpan, arrhenius, bubuk kecombrang, rendang daging sapi
Pembimbing 1Prof. Dr. Rifda Naufalin, S.P., M.Si.
Pembimbing 2Nurul Latifasari, S.TP., M.P.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2025-08-20 10:23:40.893517
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.