Home
Login.
Artikelilmiahs
50139
Update
IVANA MARIZKA NURSIDA
NIM
Judul Artikel
PENDUGAAN UMUR SIMPAN NASI RENDANG DAGING SAPI DALAM KEMASAN DENGAN PENAMBAHAN BUBUK KECOMBRANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Rendang daging sapi mudah rusak karena merupakan media yang cocok bagi pertumbuhan mikroba, karena tingginya kandungan air dan zat gizi seperti protein. Salah satu upaya untuk menjaga mutu rendang daging sapi agar memiliki umur simpan yang lebih panjang dapat dilakukan dengan penambahan pengawet. Bahan tambahan pangan yang dapat ditambahkan ke dalam produk rendang daging sapi dalam kemasan adalah bubuk kecombrang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui umur simpan produk nasi rendang daging sapi dalam kemasan retortable alumunium foil pouch dengan tambahan bubuk kecombrang. Penelitian mengenai umur simpan produk nasi rendang daging sapi dalam kemasan telah diamati. Penelitian ini mengacu pada Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan tiga jenis suhu penyimpanan. Suhu penyimpanan yang digunakan adalah 27o C, 35oC, dan 55o C. Selain perlakuan suhu penyimpanan, digunakan kontrolsebagai pembanding. Variabel yang diamati adalah analisis total mikrobiologi, kadar asam lemak bebas, uji sensori, dan analisis umur simpan. Data yang dihasilkan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS pada tingkat kepercayaan 95% dengan nilai probabilitas (p-value) sebesar 0,05. Selain itu telah diamati penurunan mutu produk nasi rendang daging sapi dan umur simpannya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Beef rendang is highly perishable as it provides a suitable medium for microbial growth due to its high moisture content and rich nutrients such as protein. One of the efforts to maintain the quality of beef rendang and extend its shelf life is through the addition of preservatives. A potential food additive that can be incorporated into packaged beef rendang products is torch ginger (Etlingera elatior) powder. This study aims to determine the shelf life of packaged beef rendang rice in retortable aluminum foil pouches with the addition of torch ginger powder. The shelf life of the packaged beef rendang rice product was observed under various conditions. The research employed a completely randomized design (CRD) with a non-factorial approach using three different storage temperatures: 27°C, 35°C, and 55°C. In addition to temperature treatments, a control sample was used for comparison. The observed variables included total microbial analysis, free fatty acid content, sensory evaluation, and shelf life analysis using the Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) method with the Arrhenius model. The data obtained were analyzed using SPSS at a 95% confidence level with a significance value (p-value) of 0.05. Furthermore, the study observed the quality degradation of the beef rendang rice product and its shelf life over time.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save