Artikel Ilmiah : D1A018180 a.n. MUCHAMMAD GLAGAH SUMBAR PRATOMO

Kembali Update Delete

NIMD1A018180
NamamhsMUCHAMMAD GLAGAH SUMBAR PRATOMO
Judul ArtikelMANAJEMEN PEMELIHARAN AYAM PETELUR DI SUGIYONO FARM DESA BOJONG
KECAMATAN MREBET KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan penelitian ini ialah mengetahui pengolahan manajemen pemeliharaan ayam petelur. Materi
yang digunakan adalah ayam betina petelur yang dipelihara menerapkan jenis kandang open house semi
permanen dan menggunakan sistem kandang baterai dengan luas kandang 1900 m2 pada luas tanah 2500
m2
. Memiliki 7 kandangdengan total kapasitas 14.000 ekor. Masing-masing kandang memiliki kapasitas
yang berbeda-beda. Kandang no. 1 berkapasitas 3.000 ekor, kandang no. 2 berkapasitas 1.000 ekor,
kandang no. 3 berkapasitas 2.000 ekor, kandang no. 4 berkapasitas 2.000 ekor, kandang no. 5 berkapasitas
2.000 ekor, kandang no. 6 berkapasitas 2.000 ekor, dan kandang no. 7 berkapasitas 2.000 ekor. Variable
diamati adalah pemeliharaan, FCR, pengolahan produksi, pendapatan, dan R/C. Penelitian yang dilakukan
meliputi persiapan kandang, pengambilan telur, pemberian pakan dan air minum, pengadukan pakan,
pembersihan tempat pakan dan minum, penjualan telur, dan wawancara terhadap pemilik farm serta
teknisi kandang. Ayam yang diamati adalah strain ayam Isa Brown, pengamatan dilakukan di Sugiyono
Farm, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Rata-rata FCR yang didapatkan pada usia
76 minggu yaitu 2,77 dimana tergolong kurang ekonomis, dan rata-rata HDP 69,3%. Daya simpan telur di
Sugiyono Farm berkisaran 12-14 hari. Keuntungan yang diperoleh dalam 1 periode yaitu Rp 515.005.000.
Hal ini menjadikan bahwasanya usaha ini layak untuk dijalankan dan diteruskan. R/C diperoleh 1,15
dengan rentabilitas 10,4%, dan Payback Period 9,5 periode.
Abtrak (Bhs. Inggris)The purpose of this study was to examine the management practices of layer chicken farming. The subjects
used were layer hens kept in a semi-permanent open-house type poultry house, using a battery cage
system with a total cage area of 1,900 m² on a land area of 2,500 m². The farm consists of seven poultry
houses with a total capacity of 14,000 birds. Each house has a different capacity: House No. 1 holds 3,000
birds, House No. 2 holds 1,000 birds, House No. 3 holds 2,000 birds, House No. 4 holds 2,000 birds, House
No. 5 holds 2,000 birds, House No. 6 holds 2,000 birds, and House No. 7 holds 2,000 birds. The variables
observed included maintenance, FCR, production management, income, and R/C ratio. The study covered
activities such as cage preparation, egg collection, feeding and watering, feed mixing, cleaning of feeders
and drinkers, egg sales, and interviews with the farm owner and poultry house technicians. The chickens
observed were of the Isa Brown strain, and the research was conducted at Sugiyono Farm, Mrebet District,
Purbalingga Regency, Central Java. The average FCR obtained at 76 weeks of age was 2.77, which is
considered less economical, and the average HDP was 69.3%. The egg shelf life at Sugiyono Farm ranged
from 12 to 14 days. The profit earned in one production cycle was IDR 515,005,000, indicating that this
business is feasible to operate and sustain. The R/C ratio obtained was 1.15, with a profitability of 10.4%
and a payback period of 9.5 cycles.
Kata kunciayam layer, kandang battery dan telur
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Ismoyowati, S.Pt., M.P., IPU
Pembimbing 2Nu’man Hidayat, S.Pt., M. Si
Pembimbing 3-
Tahun2025
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2025-08-15 16:23:28.27382
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.