| NIM | F1A021046 |
| Namamhs | ELZA PUTRA AZZURA |
| Judul Artikel | Penggunaan Bahasa dalam Media Sosial X untuk Mengungkapkan Permasalahan Akademik Mahasiswa (Analisis Wacana Kritis Akun @unsoedmfs) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Akun @unsoedmfs dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk meluapkan berbagai permasalahan akademik.Dalam akun tersebut, ditemukan unggahan yang mengandung kalimat bernada menyinggung ataupun provokatif. Para pengguna juga kurang memperhatikan penggunaan bahasa. Pemilihan kata atau gaya bahasa tersebut memicu tanggapan negatif dari pengguna lain. Kondisi ini tidak jarang menimbulkan kegaduhan atau perdebatan di kolom komentar.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan bahasa pada akun @unsoedmfs dalammengungkapkan permasalahan akademik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis data wacana kritis model Norman Fairclough. Penelitian ini fokus pada tiga dimensi, yaitu dimensi tekstual (mikrostruktural), praktik produksi teks (mesostruktural), dan praktik sosial budaya (makrostruktural). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan gaya bahasa informal, slang, singkatan, dan simbol emosional seperti emoji untuk mengekspresikan tekanan akademik. Unggahan-unggahan tersebut tidak hanya menjadi tempat curhat, tetapi juga mencerminkan dinamika sosial kampus yang tidak bisa disampaikan secara langsung melalui jalur formal. Penelitian ini menemukan bahwa media sosial dapat berfungsi sebagai wadah interaksi sosial yang membentuk solidaritas, empati, dan wacana kolektif di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa yang digunakan dalam akun komunitas digital tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai praktik sosial yang mencerminkan ketimpangan relasi kekuasaan, kritik terhadap sistem, serta kebutuhan akan ruang aman dan bebas untuk berekspresi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The @unsoedmfs account is utilized by students to express various academic issues. Within this account, several posts were found to contain provocative or offensive language. Users also often pay little attention to their language use. Such word choices orlanguage styles frequently provoke negative responses from other users. This condition occasionally leads to commotion or debates in the comment sections. The aim of this research is to analyze the use of language on the @unsoedmfs account in expressing academic problems. This study employs a qualitative method using Norman Fairclough’s model of critical discourse analysis. The research focuses on three dimensions: textual (microstructural), text production practices (mesostructural), and sociocultural practices (macrostructural). The findings indicate that students use informal language styles, slang, abbreviations, and emotional symbols such as emojis to express academic stress. These posts not only serve as a medium for venting but also reflect campus social dynamics that cannot be conveyed through formal channels. The study finds that social media serves as a platform for social interaction, fostering solidarity, empathy, and collective discourse among students. The research concludes that the language used in digital community accounts functions not only as a communication tool but also as a social practice that reflects power imbalances, critiques of the system, and the need for a safe and free space for self-expression. |
| Kata kunci | Akun @unsoedmfs, Mahasiswa, Permasalahan Akademik |
| Pembimbing 1 | Arizal Mutahir |
| Pembimbing 2 | Haryadi |
| Pembimbing 3 | Sulyana Dadan |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 20 |
| Tgl. Entri | 2025-08-06 13:09:13.961685 |
|---|