Artikel Ilmiah : E1A021242 a.n. TALITHA HAFIZ ZAIN

Kembali Update Delete

NIME1A021242
NamamhsTALITHA HAFIZ ZAIN
Judul ArtikelPERBUATAN MELAWAN HUKUM PT ASURANSI ALLIANZ LIFE
INDONESIA AKIBAT PENOLAKAN KLAIM YANG TIDAK SESUAI
DENGAN IDENTITAS DATA TERTANGGUNG
(STUDI PUTUSAN NOMOR 369/Pdt.G/2023/PN Mdn)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penolakan klaim asuransi yang diakibatkan tidak sesuainya identitas data
Tertanggung dengan identitas data yang ada di perusahaan asuransi mengakibatkan
kerugian bagi Penggugat. Hal ini terjadi pada putusan Nomor 369/Pdt.G/2023/PN
Mdn. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim
dalam mengkualifisir perbuatan melawan hukum Para Tergugat atas penolakan
klaim yang diakibatkan ketidaksesuaian identitas data Tertanggung dan
menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan ganti rugi atas
perbuatan melawan hukum Para Tergugat. Penelitian ini menggunakan jenis
penelitian yuridis normatif dengan pendekatan undang-undang, kasus dan
konseptual. Spesifikasi penelitiannya menggunakan preskriptif analisis, sumber
data yakni data sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Data
disajikan secara naratif dengan metode analisis normatif kualitatif. Berdasarkan
hasil penelitian dan pembahasan, Majelis Hakim dalam pertimbangannya tidak
mengkualifisir perbuatan melawan hukum dan tidak menguraikan secara rinci Pasal
1365 KUH Perdata dalam mengabulkan tuntutan ganti rugi. Penulis berpendapat
bahwa Para Tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum yaitu
bertentangan dengan hak subyektif atas harta kekayaan dan bertentangan dengan
kepatutan yang harus diindahkan dalam pergaulan masyarakat mengenai diri atau
orang lain, karena Para Tergugat tidak memiliki itikad baik dalam melaksanakan
kewajibannya untuk membayar klaim asuransi kepada Penggugat.. Tuntutan ganti
rugi materiil sebesar Rp2.150.000.000 telah dikabulkan oleh Majelis Hakim dan
tuntutan ganti rugi imateriil sebesar Rp333.250.000 telah ditolak oleh Majelis
Hakim karena tidak beralasan hukum.
Abtrak (Bhs. Inggris)The rejection of an insurance claim due to the inconsistency of the Insured's
identity data with the identity data held by the insurance company resulted in losses
for the Plaintiff. This occurred in decision Number 369/Pdt.G/2023/PN Mdn. This
study aims to analyze the judge's legal considerations in qualifying the Defendants'
unlawful acts for the rejection of claims due to the inconsistency of the Insured's
identity data and analyze the judge's legal considerations in granting compensation
for the Defendants' unlawful acts. This study uses a normative juridical research
type with a statutory, case and conceptual approach. The research specifications
use prescriptive analysis, data sources are secondary data collected through
literature studies. Data are presented narratively with a qualitative normative
analysis method. Based on the results of the research and discussion, the Panel of
Judges in its considerations did not qualify the unlawful acts and did not elaborate
in detail on Article 1365 of the Civil Code in granting compensation claims. The
author is of the opinion that the Defendants have committed an unlawful act,
namely contrary to subjective rights to property and contrary to the propriety that
must be respected in social interactions regarding oneself or others, because the
Defendants do not have good faith in carrying out their obligations to pay insurance
claims to the Plaintiff. The claim for material compensation of Rp2,150,000,000
has been granted by the Panel of Judges and the claim for immaterial compensation
of Rp333,250,000 has been rejected by the Panel of Judges because it has no legal
basis.
Kata kunciPerbuatan Melawan Hukum, Penolakan Klaim Asuransi, Ketidaksesuaian Data Diri, Ganti Rugi
Pembimbing 1 Prof. Dr. Sulistyandari, S.H., M.Hum.
Pembimbing 2Asti Inayah, S.H., M.H.
Pembimbing 3Prof. Tri Lisiani Prihatinah, S.H., M.A., Ph.D.
Tahun2025
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2025-08-04 13:56:19.870231
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.