Home
Login.
Artikelilmiahs
49475
Update
TALITHA HAFIZ ZAIN
NIM
Judul Artikel
PERBUATAN MELAWAN HUKUM PT ASURANSI ALLIANZ LIFE INDONESIA AKIBAT PENOLAKAN KLAIM YANG TIDAK SESUAI DENGAN IDENTITAS DATA TERTANGGUNG (STUDI PUTUSAN NOMOR 369/Pdt.G/2023/PN Mdn)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penolakan klaim asuransi yang diakibatkan tidak sesuainya identitas data Tertanggung dengan identitas data yang ada di perusahaan asuransi mengakibatkan kerugian bagi Penggugat. Hal ini terjadi pada putusan Nomor 369/Pdt.G/2023/PN Mdn. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam mengkualifisir perbuatan melawan hukum Para Tergugat atas penolakan klaim yang diakibatkan ketidaksesuaian identitas data Tertanggung dan menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan ganti rugi atas perbuatan melawan hukum Para Tergugat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan undang-undang, kasus dan konseptual. Spesifikasi penelitiannya menggunakan preskriptif analisis, sumber data yakni data sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Data disajikan secara naratif dengan metode analisis normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, Majelis Hakim dalam pertimbangannya tidak mengkualifisir perbuatan melawan hukum dan tidak menguraikan secara rinci Pasal 1365 KUH Perdata dalam mengabulkan tuntutan ganti rugi. Penulis berpendapat bahwa Para Tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum yaitu bertentangan dengan hak subyektif atas harta kekayaan dan bertentangan dengan kepatutan yang harus diindahkan dalam pergaulan masyarakat mengenai diri atau orang lain, karena Para Tergugat tidak memiliki itikad baik dalam melaksanakan kewajibannya untuk membayar klaim asuransi kepada Penggugat.. Tuntutan ganti rugi materiil sebesar Rp2.150.000.000 telah dikabulkan oleh Majelis Hakim dan tuntutan ganti rugi imateriil sebesar Rp333.250.000 telah ditolak oleh Majelis Hakim karena tidak beralasan hukum.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The rejection of an insurance claim due to the inconsistency of the Insured's identity data with the identity data held by the insurance company resulted in losses for the Plaintiff. This occurred in decision Number 369/Pdt.G/2023/PN Mdn. This study aims to analyze the judge's legal considerations in qualifying the Defendants' unlawful acts for the rejection of claims due to the inconsistency of the Insured's identity data and analyze the judge's legal considerations in granting compensation for the Defendants' unlawful acts. This study uses a normative juridical research type with a statutory, case and conceptual approach. The research specifications use prescriptive analysis, data sources are secondary data collected through literature studies. Data are presented narratively with a qualitative normative analysis method. Based on the results of the research and discussion, the Panel of Judges in its considerations did not qualify the unlawful acts and did not elaborate in detail on Article 1365 of the Civil Code in granting compensation claims. The author is of the opinion that the Defendants have committed an unlawful act, namely contrary to subjective rights to property and contrary to the propriety that must be respected in social interactions regarding oneself or others, because the Defendants do not have good faith in carrying out their obligations to pay insurance claims to the Plaintiff. The claim for material compensation of Rp2,150,000,000 has been granted by the Panel of Judges and the claim for immaterial compensation of Rp333,250,000 has been rejected by the Panel of Judges because it has no legal basis.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save