Artikel Ilmiah : I1C021082 a.n. FIRHATIN MARDIYANA

Kembali Update Delete

NIMI1C021082
NamamhsFIRHATIN MARDIYANA
Judul ArtikelHubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pengawas Minum Obat (PMO) dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis di Desa Ledug Kecamatan Kembaran
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh
bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Hingga saat ini tingkat kepatuhan
pengobatan TB masih rendah, hal tersebut dipengaruhi oleh banyak
faktor salah satunya adalah faktor eksternal yaitu adanya Pengawas
Minum Obat (PMO). PMO merupakan salah satu pihak yang terlibat
dalam strategi DOTS yang memiliki tugas utama untuk mendampingi
pasien menjalani pengobatan hingga sembuh. Dalam menjalankan
perannya, PMO harus memiliki pengetahuan dan sikap yang baik agar
dapat mendorong pasien untuk meningkatkan kepatuhan
pengobatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
tingkat pengetahuan dan sikap PMO dengan kepatuhan minum obat
pasien TB di Desa Ledug Kecamatan Kembaran. Penelitian ini
menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-
sectional. Sampel penelitian berjumlah 37 PMO yang diambil
menggunakan metode total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi.
Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan, sikap, dan
kepatuhan. Data dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact dengan
tingkat signifikansi p<0,05. Hasil analisis menunjukkan mayoritas PMO
memiliki pengetahuan baik (62,16%) dan sikap baik (70,27%). Hasil
penelitian menunjukkan mayoritas PMO memiliki pengetahuan baik
(62,16%) dan sikap baik (70,27%). Terdapat hubungan signifikan antara
tingkat pengetahuan PMO dengan kepatuhan pasien TB (p=0,027) serta
antara sikap PMO dengan kepatuhan pasien TB (p=0,018). Luaran
penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan dan sikap
PMO berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan
pasien TB, yang diharapkan dapat mendukung keberhasilan terapi
tuberkulosis dan mencegah terjadinya resistensi obat di masa
mendatang.
Abtrak (Bhs. Inggris)Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by Mycobacterium
tuberculosis. Currently, treatment adherence among TB patients remains
low, influenced by many factors, one of which is the external factor of
having a Treatment Supervisor (PMO). PMOs are part of the DOTS
strategy with the main task of assisting patients to complete their
treatment until recovery. In carrying out their roles, PMOs need to have
good knowledge and attitudes to encourage patients to improve their
treatment adherence. This study aimed to determine the relationship
between PMOs’ knowledge and attitudes and the medication adherence
of TB patients in Ledug Village, Kembaran Subdistrict. This research
used a descriptive correlational design with a cross-sectional approach
involving 37 PMOs selected using total sampling according to inclusion
and exclusion criteria. The research instruments were knowledge, attitude, and adherence questionnaires, and the data were analyzed using
Fisher’s Exact test with a significance level of p<0.05. The results
showed that most PMOs had good knowledge (62.16%) and good
attitudes (70.27%). There was a significant relationship between PMOs’
knowledge and patients’ adherence (p=0.027) as well as between PMOs’
attitudes and patients’ adherence (p=0.018). The findings of this study
indicate that improving PMOs’ knowledge and attitudes plays an
important role in enhancing TB patients’ treatment adherence, which is
expected to support the success of tuberculosis therapy and prevent drug
resistance in the future.
Kata kuncikepatuhan minum obat, pengetahuan, PMO, sikap, Tuberkulosis
Pembimbing 1apt. Nialiana Endah Endriastuti, M.Sc
Pembimbing 2apt. Syefi Nuraeni Fitriana, M.Farm.Klin
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2025-08-01 10:38:14.313287
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.