Artikel Ilmiah : A1C021039 a.n. AULIA RIZKILLAH

Kembali Update Delete

NIMA1C021039
NamamhsAULIA RIZKILLAH
Judul ArtikelKAJIAN PENGARUH KONSENTRASI Saccharomyces cerevisiae DAN LAMA
FERMENTASI TERHADAP PRODUKSI BIOETANOL KULIT PISANG KEPOK
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ketergantungan terhadap bahan bakar fosil yang semakin menipis serta dampaknya
yang merusak lingkungan mendorong pencarian sumber energi alternatif yang lebih ramah
lingkungan dan berkelanjutan. Bioetanol merupakan salah satu solusi yang dapat dihasilkan
dari bahan-bahan organik, termasuk limbah kulit pisang kepok yang mengandung gula dan
belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengkaji pengaruh
variasi konsentrasi Saccharomyces cerevisiae terhadap produksi bioetanol dari kulit pisang
kepok, 2) mengkaji pengaruh lama fermentasi terhadap produksi bioetanol dari kulit pisang
kepok, serta 3) menentukan kombinasi perlakuan yang menghasilkan kadar bioetanol
tertinggi. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu konsentrasi Saccharomyces cerevisiae
(2%, 4%, dan 6% b/v) dan lama fermentasi (3, 5, dan 7 hari), masing-masing perlakuan
diulang sebanyak tiga kali. Variabel yang diamati meliputi kadar bioetanol, kadar gula
reduksi setelah fermentasi, dan rendemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi
perlakuan konsentrasi Saccharomyces cerevisiae sebesar 6% b/v dan lama fermentasi selama
5 hari menghasilkan kadar bioetanol tertinggi dengan nilai rerata sebesar 5,530% v/v. Hasil
ini menunjukkan potensi pemanfaatan kulit pisang kepok sebagai bahan baku alternatif untuk
produksi bioetanol secara efisien.
Abtrak (Bhs. Inggris)The dependence on dwindling fossil fuels and its damaging environmental impact drives the
search for alternative energy sources that are more environmentally friendly and
sustainable. Bioethanol is one of the solutions that can be produced from organic materials,
including the waste of kepok banana peels that contain sugar and have not been optimally
utilized. This research aims to: 1) examine the effect of variations in Saccharomyces
cerevisiae concentration on bioethanol production from kepok banana peels, 2) assess the
effect of fermentation duration on bioethanol production from kepok banana peels, and 3)
determine the treatment combination that yields the highest bioethanol content. The research
was conducted experimentally using a Factorial Completely Randomized Design with two
factors, namely the concentration of Saccharomyces cerevisiae (2%, 4%, and 6% w/v) and
fermentation duration (3, 5, and 7 days), with each treatment repeated three times. The
observed variables include bioethanol content, reducing sugar content after fermentation,
and yield. The results of the study showed that the combination of a treatment with a
concentration of Saccharomyces cerevisiae of 6% b/v and a fermentation period of 5 days
resulted in the highest bioethanol content with an average value of 5.530% v/v. These results
indicate the potential use of banana peel as an alternative raw material for efficient
bioethanol production.
Kata kunci bioetanol, fermentasi, kulit pisang kepok
Pembimbing 1Dr. Furqon, S.TP., M. Si.
Pembimbing 2Dr. Gunawan Wijonarko, S.P., M.P.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman33
Tgl. Entri2025-07-24 13:23:57.364579
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.