Artikel Ilmiah : A1F021045 a.n. TIARA ANANDA DEWI

Kembali Update Delete

NIMA1F021045
NamamhsTIARA ANANDA DEWI
Judul ArtikelAnalisis Kelayakan Usaha Minuman Probiotik Kecombrang dengan Penambahan Bakteri Asam Laktat
Abstrak (Bhs. Indonesia)Minuman probiotik merupakan salah satu produk minuman yang
mengalami fermentasi dengan bantuan bakteri asam laktat seperti bakteri
Lactobacillus casei yang dapat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Salah satu
inovasi baru dalam pembuatan minuman probiotik yaitu dengan penambahan
seduhan kecombrang karena potensinya sebagai antimikroba dan antioksidan.
Minuman probiotik kecombrang merupakan produk baru yang belum
dikomersialkan sehingga penting untuk dilakukan analisis kelayakan usahanya.
Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kelayakan usaha minuman probiotik
kecombrang. Pada penelitian ini menggunakan analisis lima aspek pada kelayakan usaha.
Pertama, aspek pasar akan menganalisis terkait peluang pasar, analisis pesaing,
serta strategi pemasaran produk. Kedua, aspek teknis akan menganalisis terkait
ketersediaan bahan baku, pemilihan jenis teknologi yang akan digunakan,
penentuan kapasitas produksi, alur proses produksi, dan penentuan tata letak
(layout). Ketiga, aspek manajemen operasional akan menganalis terkait struktur
organisasi, rancangan jabatan, dan manajemen penggajian di industri. Keempat,
aspek yuridis dan pengelolaan limbah akan menganalisis terkait perizinan pendirian
usaha, serta pengelolaan limbah industri. Kelima, aspek finansial meliputi
perhitungan nilai Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net
Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Payback Period (PBP), Break Even Point (BEP),
dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha minuman probiotik
kecombrang layak untuk dijalankan. Dari aspek pasar dinyatakan layak dengan
produk yang berkualitas, harga jual produk yang terjangkau, serta proyeksi
permintaan produk dimasa mendatang yang menunjukkan hasil peramalan impor
yang menurun dan ekspor yang meningkat sehingga menandakan peluang yang
baik untuk usaha. Aspek teknis dinyatakan layak dengan proses produksi
menggunakan teknologi yang modern, proses produksi mudah, serta kebutuhan
bahan baku yang mudah didapat atau dekat dengan tempat produksi. Aspek
manajemen operasional dinyatakan layak dengan dibentuknya struktur organisasi
dan jabatan-jabatan yang diperlukan di industri, serta manajemen penggajian yang
sesuai. Aspek yuridis dan pengelolaan limbah dinyatakan layak dengan prosedur
beberapa sertifikasi dan syarat-syarat dalam pendirian usaha serta pengelolaan
limbah indsutri yang tepat. Aspek finansial dinyatakan layak dengan nilai NPV
Rp185.124.869,00; IRR 16,47%; Net B/C 1,53; PBP 2,42 tahun; serta BEP
Rp171.071.730,00 atau 19.008 unit minuman probiotik kecombrang. Analisis
sensitivitas pada semua kondisi usaha minuman probiotik kecombrang dinyatakan
memiliki nilai investasi yang layak kecuali pada kondisi pendapatan turun 10%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Probiotic drinks are one of the beverage products that undergo
fermentation with the help of lactic acid bacteria such as Lactobacillus casei
bacteria which can be beneficial for digestive health. One of the new innovations
in making probiotic drinks is the addition of kecombrang brew because of its
potential as an antimicrobial and antioxidant. Kecombrang probiotic drink is a new
product that has not been commercialized so it is important to analyze its business
feasibility. The purpose of this study was to determine the feasibility of probiotic
beverage business. This research uses a five-aspect analysis of business feasibility. First, the market aspect will analyze market opportunities, competitor analysis, and product
marketing strategies. Second, the technical aspect will analyze the availability of
raw materials, selection of the type of technology to be used, determination of
production capacity, production process flow, and determination of layout. Third,
the operational management aspect will analyze the organizational structure, job
design, and payroll management in the industry. Fourth, the juridical and waste
management aspects will analyze the licensing of business establishment, as well
as industrial waste management. Fifth, financial aspects include the calculation of
Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio
(B/C Ratio), Payback Period (PBP), Break Even Point (BEP), and sensitivity
analysis. The results showed that the probiotic kecombrang drink business is feasible
to run. From the market aspect, it is declared feasible with quality products,
affordable product selling prices, and projections of future product demand which
show the results of forecasting declining imports and increasing exports, thus
signaling a good opportunity for business. The technical aspect is declared feasible
with the production process using modern technology, easy production processes,
and the need for raw materials that are easily available or close to the production
site. The operational management aspect is declared feasible with the establishment
of an organizational structure and the necessary positions in the industry, as well
as appropriate payroll management. The juridical and waste management aspects
are feasible with several certification procedures and requirements in business
establishment and proper industrial waste management. The financial aspect was
declared feasible with an NPV value of Rp185.124.869,00; IRR of 16,47%; Net B/C
of 1,53; PBP of 2,42 years; and BEP of Rp171,071,730.00 or 19,008 units of
kecombrang probiotic drink. Sensitivity analysis on all conditions of the probiotic
kecombrang drink business is stated to have a feasible investment value except in
the condition of a 10% decrease in income.
Kata kunciAnalisis kelayakan usaha, kecombrang, minuman probiotik.
Pembimbing 1Prof. Dr. Rifda Naufalin, S.P., M.Si.
Pembimbing 2Prof. Poppy Arsil, S.TP., M.T., Ph.D.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman127
Tgl. Entri2025-07-22 12:24:45.635533
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.