Home
Login.
Artikelilmiahs
49210
Update
TIARA ANANDA DEWI
NIM
Judul Artikel
Analisis Kelayakan Usaha Minuman Probiotik Kecombrang dengan Penambahan Bakteri Asam Laktat
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Minuman probiotik merupakan salah satu produk minuman yang mengalami fermentasi dengan bantuan bakteri asam laktat seperti bakteri Lactobacillus casei yang dapat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Salah satu inovasi baru dalam pembuatan minuman probiotik yaitu dengan penambahan seduhan kecombrang karena potensinya sebagai antimikroba dan antioksidan. Minuman probiotik kecombrang merupakan produk baru yang belum dikomersialkan sehingga penting untuk dilakukan analisis kelayakan usahanya. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kelayakan usaha minuman probiotik kecombrang. Pada penelitian ini menggunakan analisis lima aspek pada kelayakan usaha. Pertama, aspek pasar akan menganalisis terkait peluang pasar, analisis pesaing, serta strategi pemasaran produk. Kedua, aspek teknis akan menganalisis terkait ketersediaan bahan baku, pemilihan jenis teknologi yang akan digunakan, penentuan kapasitas produksi, alur proses produksi, dan penentuan tata letak (layout). Ketiga, aspek manajemen operasional akan menganalis terkait struktur organisasi, rancangan jabatan, dan manajemen penggajian di industri. Keempat, aspek yuridis dan pengelolaan limbah akan menganalisis terkait perizinan pendirian usaha, serta pengelolaan limbah industri. Kelima, aspek finansial meliputi perhitungan nilai Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Payback Period (PBP), Break Even Point (BEP), dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha minuman probiotik kecombrang layak untuk dijalankan. Dari aspek pasar dinyatakan layak dengan produk yang berkualitas, harga jual produk yang terjangkau, serta proyeksi permintaan produk dimasa mendatang yang menunjukkan hasil peramalan impor yang menurun dan ekspor yang meningkat sehingga menandakan peluang yang baik untuk usaha. Aspek teknis dinyatakan layak dengan proses produksi menggunakan teknologi yang modern, proses produksi mudah, serta kebutuhan bahan baku yang mudah didapat atau dekat dengan tempat produksi. Aspek manajemen operasional dinyatakan layak dengan dibentuknya struktur organisasi dan jabatan-jabatan yang diperlukan di industri, serta manajemen penggajian yang sesuai. Aspek yuridis dan pengelolaan limbah dinyatakan layak dengan prosedur beberapa sertifikasi dan syarat-syarat dalam pendirian usaha serta pengelolaan limbah indsutri yang tepat. Aspek finansial dinyatakan layak dengan nilai NPV Rp185.124.869,00; IRR 16,47%; Net B/C 1,53; PBP 2,42 tahun; serta BEP Rp171.071.730,00 atau 19.008 unit minuman probiotik kecombrang. Analisis sensitivitas pada semua kondisi usaha minuman probiotik kecombrang dinyatakan memiliki nilai investasi yang layak kecuali pada kondisi pendapatan turun 10%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Probiotic drinks are one of the beverage products that undergo fermentation with the help of lactic acid bacteria such as Lactobacillus casei bacteria which can be beneficial for digestive health. One of the new innovations in making probiotic drinks is the addition of kecombrang brew because of its potential as an antimicrobial and antioxidant. Kecombrang probiotic drink is a new product that has not been commercialized so it is important to analyze its business feasibility. The purpose of this study was to determine the feasibility of probiotic beverage business. This research uses a five-aspect analysis of business feasibility. First, the market aspect will analyze market opportunities, competitor analysis, and product marketing strategies. Second, the technical aspect will analyze the availability of raw materials, selection of the type of technology to be used, determination of production capacity, production process flow, and determination of layout. Third, the operational management aspect will analyze the organizational structure, job design, and payroll management in the industry. Fourth, the juridical and waste management aspects will analyze the licensing of business establishment, as well as industrial waste management. Fifth, financial aspects include the calculation of Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Payback Period (PBP), Break Even Point (BEP), and sensitivity analysis. The results showed that the probiotic kecombrang drink business is feasible to run. From the market aspect, it is declared feasible with quality products, affordable product selling prices, and projections of future product demand which show the results of forecasting declining imports and increasing exports, thus signaling a good opportunity for business. The technical aspect is declared feasible with the production process using modern technology, easy production processes, and the need for raw materials that are easily available or close to the production site. The operational management aspect is declared feasible with the establishment of an organizational structure and the necessary positions in the industry, as well as appropriate payroll management. The juridical and waste management aspects are feasible with several certification procedures and requirements in business establishment and proper industrial waste management. The financial aspect was declared feasible with an NPV value of Rp185.124.869,00; IRR of 16,47%; Net B/C of 1,53; PBP of 2,42 years; and BEP of Rp171,071,730.00 or 19,008 units of kecombrang probiotic drink. Sensitivity analysis on all conditions of the probiotic kecombrang drink business is stated to have a feasible investment value except in the condition of a 10% decrease in income.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save