Artikel Ilmiah : F1F021020 a.n. LUTHFI DAMAYANTI

Kembali Update Delete

NIMF1F021020
NamamhsLUTHFI DAMAYANTI
Judul ArtikelAnalisis Implementasi Kebijakan Carbon Trading di Indonesia Tahun 2021-2023 Menurut Konsep Green Economy
Abstrak (Bhs. Indonesia)Carbon Trading merupakan salah satu instrumen ekonomi berbasis pasar
yang digunakan untuk menurunkan emisi gas rumah kaca melalui mekanisme
perdagangan karbon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi
kebijakan Carbon Trading di Indonesia pada tahun 2021–2023 berdasarkan konsep
Green Economy dengan menggunakan lima indikator utama: pengurangan emisi
karbon, efisiensi ekonomi, inklusi sosial, investasi dalam teknologi hijau, dan
dampak terhadap ketahanan ekosistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
meskipun pelaksanaan kebijakan ini masih menghadapi berbagai tantangan, tetapi
implementasi Carbon Trading telah selaras dengan lima indikator dari Green
Economy tersebut. Kebijakan ini terbukti dari adanya kontribusi Indonesia dalam
menurunkan emisi, meningkatkan efisiensi di sektor energi, memperhatikan
masyarakat lokal, mendorong investasi teknologi rendah karbon, dan memperkuat
daya dukung ekosistem. Penulis merekomendasikan agar pemerintah segera
menyusun peraturan turunan yang lebih spesifik, khususnya mengenai mekanisme
benefit sharing, agar manfaat kebijakan dapat dirasakan lebih jelas, adil dan
berkelanjutan oleh seluruh pemangku kepentingan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Carbon trading is one of the market-based economic instruments used to
reduce greenhouse gas emissions through carbon trading mechanisms. This study
aims to analyze the implementation of carbon trading policy in Indonesia during
the period 2021–2023 based on the concept of a green economy, using five main
indicators: carbon emission reduction, economic efficiency, social inclusion,
investment in green technology, and the impact on ecosystem resilience. The
findings show that although the implementation of this policy still faces various
challenges, carbon trading has aligned with the five indicators of the green
economy. This is evidenced by Indonesia’s contribution to reducing emissions,
increasing efficiency in the energy sector, considering local communities,
encouraging investment in low-carbon technology, and strengthening ecosystem
support capacity. The author recommends that the government immediately
formulate more specific derivative regulations, particularly regarding benefit
sharing mechanisms, so that the benefits of the policy can be experienced more
clearly, fairly, and sustainably by all stakeholders.
Kata kunciKata Kunci: Carbon Trading, Green Economy, pengurangan emisi, efisiensi ekonomi, inklusi sosial, investasi teknologi hijau, ketahanan ekosistem.Keywords: Carbon Trading, Green Economy, emission reduction, economic efficiency, social inclusion, green technology investment, ecosystem resilience.
Pembimbing 1Dr. Arif Darmawan, S. IP., M. Si.
Pembimbing 2Soni Martin Anwar, S.IP., MA
Pembimbing 3Kholifatus Saadah, S.Hub.Int., M.Hub.Int
Tahun2025
Jumlah Halaman92
Tgl. Entri2025-07-22 10:40:56.77585
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.