Artikel Ilmiah : C1A021101 a.n. ANGGI SEKARWATI

Kembali Update Delete

NIMC1A021101
NamamhsANGGI SEKARWATI
Judul ArtikelANALISIS PERMINTAAN TEH PT PERKEBUNAN TAMBI DI PUSAT
OLEH-OLEH KABUPATEN WONOSOBO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan permintaan teh yang
diproduksi oleh PT Perkebunan Tambi di pusat oleh-oleh Kabupaten Wonosobo.
Hal ini disebabkan banyaknya variasi produk yang dijual di pusat oleh-oleh,
sehingga pedagang pusat oleh-oleh memiliki berbagai pilihan dan tidak hanya
terfokus pada teh. Penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang
mempengaruhi permintaan teh di pusat oleh-oleh Kabupaten Wonosobo, termasuk
harga teh, pendapatan pedagang pusat oleh-oleh, harga kopi sebagai barang
substitusi dan harga madu sebagai barang komplementer.
Analisis menggunakan pendekatan regresi linier berganda untuk mengukur
pengaruh masing masing variabel. Uji Asumsi Klasik, Uji F dan Uji t dilakukan
untuk memastikan validitas model. Data cross section yang mencakup 30 pusat
oleh-oleh di Kabupaten Wonosobo.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga teh dan pendapatan pedagang
pusat oleh-oleh berpengaruh terhadap permintaan teh, sementara harga kopi dan
harga madu sebagai barang komplementer berpengaruh tidak berpengaruh terhadap
permintaan teh. Implikasi yang dapat dilakukan adalah upaya untuk mengatasi
penurunan volume penjualan dan penipisan keuangan yang menjadi tantangan bagi
pedagang pusat oleh-oleh di Kabupaten Wonosobo. Guna mendorong peningkatan
penjualan dan pendapatan, pedagang pusat oleh-oleh dapat memanfaatkan kredit
usaha mikro yang disediakan oleh bank pemerintah atau Badan Usaha Milik Daerah
(BUMD). Kredit ini dapat mendukung pengadaan produk dan mendorong inovasi
produk, khususnya dalam penawaran produk serta penganekaragaman produk
lainnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research is motivated by the decline in demand for tea produced by PT
Perkebunan Tambi at souvenir centers. This trend is attributed to the increasing
variety of products sold at these centers, which gives souvernir shop owners more
choises and means their focus is not solely on tea. This study aims to analyze the
factors influencing tea demand at souvenir centers in Wonosobo Regency, including
tea prices, the income of souvenir shop owners, the prices of coffe as a substitute
good, and the prices honey as a complementary good.
The analysis uses a multiple linear regression approach to measure the
influence of each variable. Classical Assumption Test, F-test, and t-test were
conducted to ensure model validity. The study uses cross-section data covering 30
souvenir centers in Wonosobo Regency.
The result show that tea prices and income of souvenir center traders
influence tea demand, while coffee prices and honey prices as a complementary
good do not affect tea demand. The implication is that efforts can be made to
overcome the challenge of declining sales volume and financial depletion faced by
souvenir center traders in Wonosobo Regency. To boost sales and income, these
traders can utilize micro-business credit provided by government banks or
Regional Owned Enterprises (BUMD). This credit can support product
procurement and encourage product innovatiom, especially in product offerings
and diversification of other products.
Kata kunciPermintaan Teh, Harga Teh, Pendapatan Pedagang Pusat OlehOleh, Harga Kopi, Harga Madu.
Pembimbing 1Dwita Aprillia Floresti, S.E., M.Si.
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2025-07-14 11:04:36.12137
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.