Home
Login.
Artikelilmiahs
49061
Update
ANGGI SEKARWATI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PERMINTAAN TEH PT PERKEBUNAN TAMBI DI PUSAT OLEH-OLEH KABUPATEN WONOSOBO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan permintaan teh yang diproduksi oleh PT Perkebunan Tambi di pusat oleh-oleh Kabupaten Wonosobo. Hal ini disebabkan banyaknya variasi produk yang dijual di pusat oleh-oleh, sehingga pedagang pusat oleh-oleh memiliki berbagai pilihan dan tidak hanya terfokus pada teh. Penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan teh di pusat oleh-oleh Kabupaten Wonosobo, termasuk harga teh, pendapatan pedagang pusat oleh-oleh, harga kopi sebagai barang substitusi dan harga madu sebagai barang komplementer. Analisis menggunakan pendekatan regresi linier berganda untuk mengukur pengaruh masing masing variabel. Uji Asumsi Klasik, Uji F dan Uji t dilakukan untuk memastikan validitas model. Data cross section yang mencakup 30 pusat oleh-oleh di Kabupaten Wonosobo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga teh dan pendapatan pedagang pusat oleh-oleh berpengaruh terhadap permintaan teh, sementara harga kopi dan harga madu sebagai barang komplementer berpengaruh tidak berpengaruh terhadap permintaan teh. Implikasi yang dapat dilakukan adalah upaya untuk mengatasi penurunan volume penjualan dan penipisan keuangan yang menjadi tantangan bagi pedagang pusat oleh-oleh di Kabupaten Wonosobo. Guna mendorong peningkatan penjualan dan pendapatan, pedagang pusat oleh-oleh dapat memanfaatkan kredit usaha mikro yang disediakan oleh bank pemerintah atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Kredit ini dapat mendukung pengadaan produk dan mendorong inovasi produk, khususnya dalam penawaran produk serta penganekaragaman produk lainnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is motivated by the decline in demand for tea produced by PT Perkebunan Tambi at souvenir centers. This trend is attributed to the increasing variety of products sold at these centers, which gives souvernir shop owners more choises and means their focus is not solely on tea. This study aims to analyze the factors influencing tea demand at souvenir centers in Wonosobo Regency, including tea prices, the income of souvenir shop owners, the prices of coffe as a substitute good, and the prices honey as a complementary good. The analysis uses a multiple linear regression approach to measure the influence of each variable. Classical Assumption Test, F-test, and t-test were conducted to ensure model validity. The study uses cross-section data covering 30 souvenir centers in Wonosobo Regency. The result show that tea prices and income of souvenir center traders influence tea demand, while coffee prices and honey prices as a complementary good do not affect tea demand. The implication is that efforts can be made to overcome the challenge of declining sales volume and financial depletion faced by souvenir center traders in Wonosobo Regency. To boost sales and income, these traders can utilize micro-business credit provided by government banks or Regional Owned Enterprises (BUMD). This credit can support product procurement and encourage product innovatiom, especially in product offerings and diversification of other products.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save