Artikel Ilmiah : H1E021056 a.n. REALISI OVIA NATASYAH

Kembali Update Delete

NIMH1E021056
NamamhsREALISI OVIA NATASYAH
Judul ArtikelFORMULATION OF DEVELOPMENT STRATEGIES FOR
GRANULATED PALM SUGAR SMES WITH SWOT AND QSPM
METHODS (CASE STUDY OF UD XYZ)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Di era industri 4.0, persaingan bisnis semakin ketat, sehingga diperlukan strategi
pengembangan yang tepat, terutama bagi Industri Kecil Menengah (IKM). UD Sari
Manggar, salah satu IKM gula semut di Kabupaten Banyumas, menghadapi
beberapa kendala dari faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan
merancang strategi pengembangan menggunakan metode SWOT dan QSPM. Hasil
analisis menunjukkan kekuatan utama UD Sari Manggar adalah kualitas produk
yang telah bersaing di pasar internasional, sementara kelemahan utama adalah
keterbatasan alat produksi yang belum optimal. Adapun peluang utama adalah
ketersediaan bahan baku yang cukup tinggi, sedangkan ancaman utama adalah
meningkatnya persaingan pemasaran gula semut dan musim hujan dapat
menyebabkan kesulitan akses terhadap bahan baku. Berdasarkan hasil QSPM,
strategi dengan skor TAS terbesar yakni 7,28 berupa peningkatan kapasitas
produksi dan efisiensi operasional, sedangkan strategi dengan skor TAS terkecil
yakni 6,66 berupa ekspansi jaringan distribusi dan kemitraan. Strategi ini
diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan bisnis UD Sari
Manggar.
Abtrak (Bhs. Inggris)In the Industry 4.0 era, business competition
is becoming increasingly fierce, requiring appropriate
development strategies, especially for Small and Medium
Enterprises (SMEs). UD XYZ, a palm sugar SME in
Banyumas Regency, faces internal and external
challenges. This study aims to design a development
strategy using SWOT and QSPM methods. The analysis
shows that UD XYZ's main strength is its high-quality
products, which compete internationally, while its main
weakness is limited production equipment. The main
opportunity is the high availability of raw materials, while
the main threats include increased competition and
difficulty in accessing raw materials during the rainy
season. According to the QSPM results, the strategy with
the highest score (TAS 7.28) is increasing production
capacity and operational efficiency, while the strategy with
the lowest score (TAS 6.66) is expanding distribution
networks and partnerships. These strategies are expected to
improve UD XYZ's competitiveness and sustainability.
Kata kunciGula Semut, Industri Kecil Menengah, QSPM, Strategi Pengembangan, SWOT
Pembimbing 1Heri Irawan, S.T., M.T.
Pembimbing 2Akhlis Rahman Sari Nurhidayat, S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2025-07-14 09:21:58.899869
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.