Artikel Ilmiah : C1A007032 a.n. MORI PHINA

Kembali Update Delete

NIMC1A007032
NamamhsMORI PHINA
Judul ArtikelPENGARUH FAKTOR SOSIAL EKONOMI KELUARGA TERHADAP
KEANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN DI KELURAHAN
SUMAMPIR KECAMATAN PURWOKERTO UTARA KABUPATEN
BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia) Ringkasan
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Keluarga
terhadap Keanekaragaman Konsumsi Pangan di Kelurahan Sumampir
Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan
Untuk mengetahui seberapa besar sumbangan energi dari beras terhadap total
konsumsi keluarga di Purwokerto utara. Kedua, untuk mengetahui kontribusi
konsumsi energi dan protein dari berbagai kelompok pangan keluarga. Ketiga,
untuk mengetahui pengaruh aspek sosial ekonomi keluarga terhadap
keanekaragaman konsumsi pangan (skor PPH).
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
survai dan metode recall dimana diambil data selama 1 bulan yaitu bulan Juni
setiap 2 hari sekali serta menggunakan survey pustaka. Untuk melihat Tingkat
Ketergantungan pada beras digunakan rumus TKB, Untuk melihat Tingkat
Konsumsi Energi dan Protein digunakan pula rumus TKGi, Untuk melihat
Diversifikasi Konsumsi Pangan digunakan Skor Pola Pangan Harapan. dan Untuk
melihat pengaruh aspek sosial ekonominya terhadap diversifikasi konsumsi
pangan dilakukan Regresi Linier Berganda.
Hasil dari penelitian ini, bahwa masyarakat Kelurahan Sumampir
Kecamatan Purwokerto Utara mempunyai tingkat ketergantungan energi pada
beras pada kategori berat. Kedua, masyarakat Kelurahan Sumampir Kecamatan
Purwokerto Utara mempunyai Tingkat Kecukupan Gizi pada kategori defisit yang
artinya belum paham dan mengetahui banyak makanan yang baik untuk tubuh dan
bergizi. Ketiga, Faktor sosial ekonomi keluarga yang meliputi pendapatan
keluarga, pendidikan ibu, pendidikan bapak dan besar keluarga secara simultan
berpengaruh signifikan terhadap keanekaragaman konsumsi pangan di Kelurahan
Sumampir Kecamatan Purwokerto Utara. Sedangkan pendidikan ibu secara parsial
berpengaruh tidak signifikan terhadap keanekaragaman konsumsi pangan di
Kelurahan Sumampir Kecamatan Purwokerto Utara.
Implikasi yang dapat diambil dari penelitian ini adalah diharapkan bagi
Pemerintah Kabupaten Banyumas sebaiknya perlu memperhatikan ketersediaan
pangan yaitu pada kebutuhan pangan pokok (beras) yaitu stok ketersediaan beras
supaya nilai tingkat ketergantungan energi pada beras di tiap keluarga baik
tercukupi dan harganya terjangkau dan merata khususnya di daerah Kelurahan
Sumampir Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas. Perlu adanya
program penyuluhan percepat diversifikasi pangan melalui gerakan makan
beragam bergizi seimbang dan aman untuk masyarakat. Dan bagi semua kalangan
masyarakat agar mendukung upaya untuk lebih mendorong meningkatkan
pendapatannya dan pendidikannya untuk terciptanya Keanekaragaman konsumsi
pangan rumah tangga yang baik dan bergizi untuk tubuh di dalam suatu keluarga.
Abtrak (Bhs. Inggris)SUMMARY
This research entitled "The Influence of Household Consumption,
Inflation, Interest Rate (Investment Credit), Exchange Rate of Rupiah and
Infrastructure (Road) toward Domestic Investment in Indonesia 1986-2010
Periods".
This research aims to analyze, first, whether Household Consumption,
Inflation, Interest Rate (Investment Credit), Exchange Rate of Rupiah and
Infrastructure (Road) are simultaneously influence Domestic Investment in
Indonesia 1986-2010 periods. Second, whether Household Consumption,
Inflation, Interest Rate (Investment Credit), Exchange Rate of Rupiah and
Infrastructure (Road) are partially influence Domestic Investment in Indonesia
1986-2010 periods. Third, which variable that gives the most significant influence
to Domestic Investment in Indonesia 1986-2010 periods.
Descriptive and quantitative were this research method. Multiple linear
regression was the analysis tools with natural logarithm (Ln), followed by statistic
model test including simultaneous and partial regression coefficient test and
classic assumption test. The data was used periodically years from 1986-2010.
The calculation result shows the formulation: LnPMDN = -54,920 +
2,640LnKons + 0,137LnInf + 0,609LnSBK - 0,655LnKurs+ 2,515LnPJ + ei.
The conclusions are first, Household Consumption, Inflation, Interest Rate
(Investment Credit), Exchange Rate of Rupiah and Infrastructure (Road) give
significant influence simultaneously toward Domestic Investment. Second, only
Household Consumption, Exchange Rate of Rupiah, and Infrastructure (Road)
give significant influence partially, while Inflation and Interest (Investment
Credit) are not. Last, Household Consumption variable is the variable that gives
the most significant influence toward Domestic Investment.
The implications are government and people are giving their support to
improve the investment in Indonesia and suggesting government to maintain and
improve the variables stability that can influence domestic investment in
Indonesia, and specially be more carefully about deciding inflation rate and
interest rate because it can influence economy stability.
Kata kunciKeanekaragaman Konsumsi Pangan
Pembimbing 1Barokatuminalloh, SE, MSc.
Pembimbing 2Dra. Endang Setiasih,M.M
Pembimbing 3Istiqomah, SE. MSc. Ph.D
Tahun2012
Jumlah Halaman84
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.