Home
Login.
Artikelilmiahs
4867
Update
MORI PHINA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH FAKTOR SOSIAL EKONOMI KELUARGA TERHADAP KEANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN DI KELURAHAN SUMAMPIR KECAMATAN PURWOKERTO UTARA KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ringkasan Penelitian ini berjudul “Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Keluarga terhadap Keanekaragaman Konsumsi Pangan di Kelurahan Sumampir Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui seberapa besar sumbangan energi dari beras terhadap total konsumsi keluarga di Purwokerto utara. Kedua, untuk mengetahui kontribusi konsumsi energi dan protein dari berbagai kelompok pangan keluarga. Ketiga, untuk mengetahui pengaruh aspek sosial ekonomi keluarga terhadap keanekaragaman konsumsi pangan (skor PPH). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai dan metode recall dimana diambil data selama 1 bulan yaitu bulan Juni setiap 2 hari sekali serta menggunakan survey pustaka. Untuk melihat Tingkat Ketergantungan pada beras digunakan rumus TKB, Untuk melihat Tingkat Konsumsi Energi dan Protein digunakan pula rumus TKGi, Untuk melihat Diversifikasi Konsumsi Pangan digunakan Skor Pola Pangan Harapan. dan Untuk melihat pengaruh aspek sosial ekonominya terhadap diversifikasi konsumsi pangan dilakukan Regresi Linier Berganda. Hasil dari penelitian ini, bahwa masyarakat Kelurahan Sumampir Kecamatan Purwokerto Utara mempunyai tingkat ketergantungan energi pada beras pada kategori berat. Kedua, masyarakat Kelurahan Sumampir Kecamatan Purwokerto Utara mempunyai Tingkat Kecukupan Gizi pada kategori defisit yang artinya belum paham dan mengetahui banyak makanan yang baik untuk tubuh dan bergizi. Ketiga, Faktor sosial ekonomi keluarga yang meliputi pendapatan keluarga, pendidikan ibu, pendidikan bapak dan besar keluarga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keanekaragaman konsumsi pangan di Kelurahan Sumampir Kecamatan Purwokerto Utara. Sedangkan pendidikan ibu secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap keanekaragaman konsumsi pangan di Kelurahan Sumampir Kecamatan Purwokerto Utara. Implikasi yang dapat diambil dari penelitian ini adalah diharapkan bagi Pemerintah Kabupaten Banyumas sebaiknya perlu memperhatikan ketersediaan pangan yaitu pada kebutuhan pangan pokok (beras) yaitu stok ketersediaan beras supaya nilai tingkat ketergantungan energi pada beras di tiap keluarga baik tercukupi dan harganya terjangkau dan merata khususnya di daerah Kelurahan Sumampir Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas. Perlu adanya program penyuluhan percepat diversifikasi pangan melalui gerakan makan beragam bergizi seimbang dan aman untuk masyarakat. Dan bagi semua kalangan masyarakat agar mendukung upaya untuk lebih mendorong meningkatkan pendapatannya dan pendidikannya untuk terciptanya Keanekaragaman konsumsi pangan rumah tangga yang baik dan bergizi untuk tubuh di dalam suatu keluarga.
Abtrak (Bhs. Inggris)
SUMMARY This research entitled "The Influence of Household Consumption, Inflation, Interest Rate (Investment Credit), Exchange Rate of Rupiah and Infrastructure (Road) toward Domestic Investment in Indonesia 1986-2010 Periods". This research aims to analyze, first, whether Household Consumption, Inflation, Interest Rate (Investment Credit), Exchange Rate of Rupiah and Infrastructure (Road) are simultaneously influence Domestic Investment in Indonesia 1986-2010 periods. Second, whether Household Consumption, Inflation, Interest Rate (Investment Credit), Exchange Rate of Rupiah and Infrastructure (Road) are partially influence Domestic Investment in Indonesia 1986-2010 periods. Third, which variable that gives the most significant influence to Domestic Investment in Indonesia 1986-2010 periods. Descriptive and quantitative were this research method. Multiple linear regression was the analysis tools with natural logarithm (Ln), followed by statistic model test including simultaneous and partial regression coefficient test and classic assumption test. The data was used periodically years from 1986-2010. The calculation result shows the formulation: LnPMDN = -54,920 + 2,640LnKons + 0,137LnInf + 0,609LnSBK - 0,655LnKurs+ 2,515LnPJ + ei. The conclusions are first, Household Consumption, Inflation, Interest Rate (Investment Credit), Exchange Rate of Rupiah and Infrastructure (Road) give significant influence simultaneously toward Domestic Investment. Second, only Household Consumption, Exchange Rate of Rupiah, and Infrastructure (Road) give significant influence partially, while Inflation and Interest (Investment Credit) are not. Last, Household Consumption variable is the variable that gives the most significant influence toward Domestic Investment. The implications are government and people are giving their support to improve the investment in Indonesia and suggesting government to maintain and improve the variables stability that can influence domestic investment in Indonesia, and specially be more carefully about deciding inflation rate and interest rate because it can influence economy stability.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save