Artikel Ilmiah : F1D021006 a.n. SOPHIA LERINA LUBIS

Kembali Update Delete

NIMF1D021006
NamamhsSOPHIA LERINA LUBIS
Judul ArtikelDISKRIMINASI HAK BERIBADAH KELOMPOK MINORITAS
Studi Kasus Penyegelan Gereja GKPS Purwakarta
Abstrak (Bhs. Indonesia)RINGKASAN
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji penyebab pelanggaran hak kebebasan beragama serta menganalisis pengaruh politik identitas dalam kasus penyegelan Gereja GKPS Purwakarta. Peneliti menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus dengan jenis penelitian studi lapangan. Dalam menentukan sasaran penelitian digunakan teknik purposive sampling, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, telaah dokumen. Untuk menjamin keakuratan data, menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa penyegelan Gereja GKPS Purwakarta mencerminkan ketegangan sosial yang dipicu oleh dua faktor: Pertama, belum terpenuhinya syarat administratif perizinan 90 KTP jemaat dan 60 KTP warga sesuai PMA No. 9, No. 8 Tahun 2006. Kedua, adanya penolakan dari masyarakat terhadap keberadaan Gereja GKPS Purwakarta yang berada di wilayah mayoritas Islam. Kedua faktor tersebut memunculkan tekanan sosial yang dilakukan kelompok mayoritas terhadap pemerintah untuk memberikan keputusan menyegel bangunan Gereja GKPS Purwakarta. Disisi lain, keberadaan rumah ibadah merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Seharusnya, pemerintah mampu mengayomi dan melindungi masyarakat dalam menjalankan fungsinya membina kerukunan antar umat beragama salah satunya memfasilitasi pendirian rumah ibadah.
Keywords: Diskriminasi, Hak beribadah, Kelompok minoritas, politik identitas


Abtrak (Bhs. Inggris)SUMMARY
This study aims to examine the causes of violations of the right to freedom of religion and to analyze the influence of identity politics in the case of the sealing of the GKPS Chruch in Purwakarta. The researcher uses a qualitative method through a case study approach with field study research type. To determine the research targets, purposive sampling tecnique is applied. This study collects data through in-depth interviews, obsevation, and document review. To ensure data accuracy, source triangulation technique is used. The results of this study reveal that the sealing of the GKPS Church in Purwakarta reflects social tension triggered by two factors: Firts, the administrative permit requirements of 90 congregation ID cards and 60 resident ID cards, according to PMA No. 9 and No. 8 of 2006, have not been fulfilled. Second, there is rejection from the community againts the existence of the GKPS Church ini a predominantly Muslim area. These two factors led to social pressure from the majority group on the government to make the decision to seal GKPS Church building. On the othe hand, the existence of places of worship is a basic need of the community. Ideally, the government should be able to protect facilitating the establishment of places of worship.

Keywords: Discrimination, Right to worship, Minority groups, Identity politics

Kata kunciKeywords: Diskriminasi, Hak beribadah, Kelompok minoritas, politik identitas
Pembimbing 1Ahmad Rofik, S.Sos., MA.
Pembimbing 2Luthfi Makhasin, S.IP., Ph.D
Pembimbing 3Neneng Sobibatu Rohmah, S.Sos., M.IP.
Tahun2025
Jumlah Halaman26
Tgl. Entri2025-05-22 15:41:03.068297
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.