Artikel Ilmiah : F2D023002 a.n. TEGUH WIDADI

Kembali Update Delete

NIMF2D023002
NamamhsTEGUH WIDADI
Judul ArtikelImplementasi Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Desa Selokerto
Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
Desa Tangguh Bencana (DESTANA) adalah Desa yang mempunyai
kesiap-siagaan dalam mengantisipasi segala sesuatu yang bisa terjadi
seperti potensi musibah bencana alam, non alam, dan sosial. Melalui
implementasi program Destana di Desa Selokerto Kecamatan Sempor
Kabupaten Kebumen seharusnya dapat meminimalisir potensi bencana dan
bahaya dari dampak bencana, meningkatkan keselamatan bagi warga
terdampak bencana, dan diharapkan dapat membantu pemerintah desa
dalam mengorganisir semua lembaga desa, organisasi, dan masyarakat
desa untuk berperan aktif dalam penanggulangan bencana. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif yang penjabarannya secara deskriptif
dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi,
Teknik keabsahan data dengan cross check hasil analisis kebijakan publik
menurut Willian N. Dunn yaitu a. Dasar hukum pembentukan b.
Perencanaan c. Sumber dana kegiatan Destana Selokerto. d. Penguatan
kapasitas. e. Implementasi kegiatan Destana. Penelitian ini menemukan
hasil secara umum kebijakan tentang pembentukan Destana belum berjalan
dengan baik karena Destana belum mempunyai Program Kerja masih
dalam tahap sebagai pelaksana kegiatan Pemerintah Desa, belum
mempunyai jalur petunjuk evakuasi bencana dan posko tetap
penanggulangan bencana.
Kata Kunci : Desa tangguh bencana, Kebijakan Publik, Implementasi
Destana
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT
Article history:
Received
Revised
Accepted
Available online xxx
E-ISSN: 0216-9290
Disaster Resilient Village (DESTANA) is a village that has preparedness
in anticipating everything that can happen such as the potential for natural,
non-natural and social disasters. Through the implementation of the
Destana program in Selokerto Village, Sempor Sub-district, Kebumen
Regency, it should be able to minimize the potential for disaster and the
danger of disaster impacts, increase safety for residents affected by
disasters, and is expected to assist the village government in organizing all
village institutions, organizations, and village communities to play an
active role in disaster management. This research uses a qualitative
method that describes descriptively with data collection through
observation, interviews and documentation, data validity techniques by
cross checking the results of public policy analysis according to Willian N.
Dunn, namely a. The legal basis for the formation of Destana Selokerto. b.
Planning. c. Source of funds for Destana Selokerto activities. d. Capacity
building. e. Implementation of Destana activities. This study found the
results in general the policy on the establishment of Destana has not gone
well because Destana does not have a Work Program still in the stage of
implementing Village Government activities, does not have a disaster
evacuation route and a permanent disaster management post.
Keyword: Disaster resilient village, Public Policy, Destana
implementation
Kata kunciKata Kunci : Desa tangguh bencana, Kebijakan Publik, Implementasi Destana
Pembimbing 1Luthfi Makhasin, S.IP., MA., Ph.D
Pembimbing 2Khairo Roojiqien, S.IP., MA., Pd.D
Pembimbing 3-
Tahun2025
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2025-05-22 11:31:29.478715
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.