Home
Login.
Artikelilmiahs
48603
Update
TEGUH WIDADI
NIM
Judul Artikel
Implementasi Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Desa Selokerto Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Desa Tangguh Bencana (DESTANA) adalah Desa yang mempunyai kesiap-siagaan dalam mengantisipasi segala sesuatu yang bisa terjadi seperti potensi musibah bencana alam, non alam, dan sosial. Melalui implementasi program Destana di Desa Selokerto Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen seharusnya dapat meminimalisir potensi bencana dan bahaya dari dampak bencana, meningkatkan keselamatan bagi warga terdampak bencana, dan diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam mengorganisir semua lembaga desa, organisasi, dan masyarakat desa untuk berperan aktif dalam penanggulangan bencana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang penjabarannya secara deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, Teknik keabsahan data dengan cross check hasil analisis kebijakan publik menurut Willian N. Dunn yaitu a. Dasar hukum pembentukan b. Perencanaan c. Sumber dana kegiatan Destana Selokerto. d. Penguatan kapasitas. e. Implementasi kegiatan Destana. Penelitian ini menemukan hasil secara umum kebijakan tentang pembentukan Destana belum berjalan dengan baik karena Destana belum mempunyai Program Kerja masih dalam tahap sebagai pelaksana kegiatan Pemerintah Desa, belum mempunyai jalur petunjuk evakuasi bencana dan posko tetap penanggulangan bencana. Kata Kunci : Desa tangguh bencana, Kebijakan Publik, Implementasi Destana
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Article history: Received Revised Accepted Available online xxx E-ISSN: 0216-9290 Disaster Resilient Village (DESTANA) is a village that has preparedness in anticipating everything that can happen such as the potential for natural, non-natural and social disasters. Through the implementation of the Destana program in Selokerto Village, Sempor Sub-district, Kebumen Regency, it should be able to minimize the potential for disaster and the danger of disaster impacts, increase safety for residents affected by disasters, and is expected to assist the village government in organizing all village institutions, organizations, and village communities to play an active role in disaster management. This research uses a qualitative method that describes descriptively with data collection through observation, interviews and documentation, data validity techniques by cross checking the results of public policy analysis according to Willian N. Dunn, namely a. The legal basis for the formation of Destana Selokerto. b. Planning. c. Source of funds for Destana Selokerto activities. d. Capacity building. e. Implementation of Destana activities. This study found the results in general the policy on the establishment of Destana has not gone well because Destana does not have a Work Program still in the stage of implementing Village Government activities, does not have a disaster evacuation route and a permanent disaster management post. Keyword: Disaster resilient village, Public Policy, Destana implementation
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save