Artikel Ilmiah : J1D021041 a.n. EKSA HANIF NURFAKHRI

Kembali Update Delete

NIMJ1D021041
NamamhsEKSA HANIF NURFAKHRI
Judul ArtikelTindak Tutur Direktif pada Ekstrakurikuler Pramuka di SMP Negeri 4 Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini mengkaji bentuk dan fungsi tindak tutur direktif pada ekstrakurikuler
pramuka di SMP Negeri 4 Purwokerto menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data
berupa tuturan pembina pramuka, Dewan Penggalang (DP), dan Calon Dewan
Penggalang (CDP). Teknik pengumpulan data menggunakan metode sadap dengan teknik
lanjutan SBLC, teknik catat, dan teknik rekam. Analisis data menggunakan metode padan
pragmatis dengan teknik PUP dan teknik hubung banding menyamakan hal pokok.
Penelitian menemukan 76 bentuk dan fungsi tindak tutur direktif yang meliputi bentuk
perintah, permintaan, ajakan, nasihat, kritikan, dan larangan. Fungsi tindak tutur direktif
yang ditemukan mencakup memerintah, menyuruh, menginstruksikan, menyilakan,
meminta, menawarkan, mengajak, menasihati, menyarankan, mengarahkan, mengimbau,
mengingatkan, menegur, marah, dan mencegah. Bentuk tindak tutur direktif terbanyak
adalah bentuk perintah langsung, didominasi oleh tuturan DP kepada CDP. Sedangkan
fungsi tindak tutur direktif terbanyak adalah fungsi menegur, yang umumnya
disampaikan oleh DP kepada CDP untuk mengoreksi atau mencegah kesalahan dalam
kegiatan ekstrakurikuler.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study investigates directive speech acts in scouting extracurricular activities at SMP
Negeri 4 Purwokerto using qualitative descriptive methods. Data collection involved
observing communications between scout leaders, Scout Council members, and Scout
Council Candidates through listening, note-taking, and recording techniques.The research
identified 76 instances of directive speech acts categorized into six forms: commands,
requests, invitations, advice, criticism, and prohibitions. These acts fulfilled fifteen distinct
functions, including ordering, instructing, requesting, advising, suggesting, reminding, and
reprimanding.Command forms dominated the findings, primarily issued by Scout Council
members to Scout Council Candidates, expecting immediate compliance with direct
instructions. The reprimand function appeared most frequently, with Scout Council
2
members correcting mistakes or preventing their recurrence among candidates.The
pragmatic analysis reveals how authority structures operate within scouting activities,
where directive speech acts serve as essential communication tools that reinforce
hierarchical relationships while facilitating skill development and discipline among
younger scouts.
Kata kuncibentuk, direktif, fungsi, tindak tutur
Pembimbing 1Uki Hares Yulianti, S.Pd., M.Pd.
Pembimbing 2Nur Indah Sholikhati, S.Pd., M.Pd.
Pembimbing 3-
Tahun2025
Jumlah Halaman24
Tgl. Entri2025-05-12 20:25:40.80083
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.