Artikel Ilmiah : I1E021051 a.n. MAULIDYA BINTANG AWWALINA ZAENAL

Kembali Update Delete

NIMI1E021051
NamamhsMAULIDYA BINTANG AWWALINA ZAENAL
Judul ArtikelPENYUSUNAN TIM BASKET SMA NEGERI 1 PURWOKERTO
BERBASIS TES MOTOR EDUCABILITY DAN MOTOR ABILITY
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Menentukan anggota tim basket baru untuk memperoleh prestasi maksimal
dibutuhkan penguasaan teknik dengan gerakan efisien dan kondisi fisik bagus yang sama antar
individu. Tes yang sesuai dan objektif dibutuhkan untuk penyusunan tim, salah satunya yaitu melalui
tes Motor educability dan motor ability. Motor educability yaitu kemampuan sesorang untuk
menerima keterampilan gerakan baru dan motor ability merupakan kondisi fisik umum yang
menggambarkan sejauh mana seseorang telah mengembangkan kapasitas bawaan mereka untuk
melakukan keterampilan gerakan.
Metodologi: Desain penelitian yang digunakan yaitu expost facto. Desain expost facto untuk
menentukan tes yang efektif yaitu penilaian motor educability dan motor ability dengan melakukan
tes menggunakan instrumen yang sudah ada. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
dengan pendekatan deskriptif yaitu studi kasus pada penyusunan tim basket di SMA Negeri 1
Purwokerto.
Hasil Penelitian: Tes motor educability dan motor ability dapat digunakan sebagai dasar yang
objektif dalam penyusunan tim basket SMA Negeri 1 Purwokerto. Kedua tes memiliki penilaian
yang terukur untuk menilai potensi yang dimiliki siswa untuk menjadi pemain basket. Keterikatan
yang positif dari hasil tes motor educability dan motor ability keduanya mendukung untuk
menghasilkan gerakan yang efektif dan efisien sesuai dengan gerakan serta komponen dalam bola
basket.
Kesimpulan: Tes motor educability dan motor abilitiy dapat digunakan dalam penyusunan tim
basket SMA Negeri 1 Purwokerto.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Determining new basketball team members to achieve maximum performance
requires mastery of techniques with efficient movements and similar good physical conditions
among individuals. Appropriate and objective tests are needed for team formation, one of which is
through motor educability and motor ability tests. Motor educability is the ability of a person to
acquire new movement skills, and motor ability represents the general physical condition, reflecting
the extent to which a person has developed their innate capacity to perform movement skills.
Methodology: The research design used is expost facto. The expost facto design to determine
effective tests involves assessing motor educability and motor ability by using existing instruments.
This research uses a quantitative method with a descriptive approach, which is a case study on the
formation of the basketball team at SMA Negeri 1 Purwokerto.
Research Results: Motor educability and motor ability tests can be used as objective bases for
forming the basketball team of SMA Negeri 1 Purwokerto. Both tests have measurable assessments
to evaluate the students potential to become basketball players. The positive correlation between
motor educability and motor ability supports generating effective and efficient movements suitable
for basketball movements and components.
Conclusion: Motor educability and motor ability tests can be used in forming the basketball team
at SMA Negeri 1 Purwokerto.
Kata kunciBasket, Motor Ability, Motor Educability, Penyusunan Tim Basket
Pembimbing 1Ajeng Dian Purnamasari, S.Pd., M.Or.
Pembimbing 2Yudhi Teguh Pambudi, S.Pd., M.Or.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2025-02-06 14:05:05.000036
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.