Artikel Ilmiah : C1A021055 a.n. LISA WIDIYANA

Kembali Update Delete

NIMC1A021055
NamamhsLISA WIDIYANA
Judul ArtikelFaktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pengangguran merupakan salah satu tantangan serius yang dialami oleh semua
negara, tak terkecuali Indonesia sebagai negara berkembang. Beberapa kota atau
kabupaten di setiap provinsi memiliki tingkat pengangguran yang lebih tinggi
dibandingkan dengan tingkat provinsi dan Indonesia, salah satunya adalah
Kabupaten Banyumas. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh indeks pembangunan manusia, produk domestik regional
bruto, upah minimum kabupaten dan investasi terhadap penyerapan tenaga kerja di
Kabupaten Banyumas.
Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik. Model
yang digunakan adalah model analisis runtun waktu (time series) dengan data yang
digunakan adalah data pada tahun 2004 - 2023. Teknik pengolahan data time series
dalam penelitian ini menggunakan bantuan software Eviews 10.
Hasil penelitian ini menunjukan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
berpengaruh positif signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten
Banyumas, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Upah Minimum
Kabupaten (UMK) berpengaruh negatif signifikan terhadap penyerapan tenaga
kerja di Kabupaten Banyumas dan investasi berpengaruh positif namun tidak
signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Banyumas.
Implikasi pada penelitian ini yaitu Kebijakan yang dapat dipertimbangkan oleh
pemerintah Kabupaten Banyumas untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja
yaitu pertumbuhan ekonomi yang inklusif, peningkatan kualitas hidup, peningkatan
produktivitas dan kebijakan upah. Selain itu, kebijakan untuk investasi yaitu
penciptaan iklim investasi yang kondusif, pengembangan UMKM dan
peningkatan produktivitas tenaga kerja.
Abtrak (Bhs. Inggris)Unemployment is one of the serious challenges experienced by all countries,
including Indonesia as a developing country. Some cities or regencies in each
province have unemployment rates that are higher than the provincial and
Indonesian levels, one of which is Banyumas Regency. Therefore, the purpose of
this study is to determine the effect of human development index, gross regional
domestic product, regency minimum wage and investment on labour absorption in
Banyumas Regency.
This research uses secondary data from the Central Statistics Agency. The
model uses is a time series analysis model with the data used is data in 2004 - 2023.
The time series data processing technique in this study uses the help of Eviews 10
software.
The result of this study shows that human development index has a positive and
significant effect on labour absorption in banyumas regency. Gross regional
domestic product and regency minimum wage have a negative and significant effect
on labour absorption in banyumas regency. Lastly, investment has a positive but
insignificant effect on labour absorption in banyumas regency.
The implication of this research is that policies that can be considered by the
Banyumas Regency government to increase labour absorption are inclusive
economic growth, quality of life improvement, productivity improvement and wage
policy. In addition, policies for investment are creating a conducive investment
climate, developing MSMEs and increasing labour productivity.
Kata kunciIPM, PDRB, UMK, Investasi, Penyerapan Tenaga Kerja
Pembimbing 1Bambang
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman185
Tgl. Entri2025-01-30 18:04:34.767458
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.