Artikel Ilmiah : I1A021055 a.n. MUTIARA FERLIN NITA

Kembali Update Delete

NIMI1A021055
NamamhsMUTIARA FERLIN NITA
Judul ArtikelHubungan Paparan Pestisida Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Petani Di Desa Cindaga Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Pestisida adalah bahan beracun berbahaya yang digunakan petani
untuk membasmi atau membunuh hama. Pestisida jika digunakan tidak sesuai
prosedur dapat menimbulkan dampak positif dan negatif bagi manusia dan
lingkungan secara langsung ataupun tidak langsung. Pestisida dapat masuk kedalam
tubuh manusia melalui tiga cara yaitu melalui kulit, mulut dan pernafasan.
Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang signifikan, terutama di kalangan
petani yang sering terpapar pestisida dalam proses pertanian.Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui hubungan antara paparan pestisida dengan kejadian hipertensi
pada petani di Desa Cindaga Kecamatan Kebasen.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah
sampel sebanyak 87 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan
kuesioner dan tensi darah. Sampel diambil menggunakan metode simpel random
sampling. Analisis data menggunakan uji chi square.
Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang
signifikan antara usia (p value = 0,014), tingkat pendidikan (0,000), frekuensi
penyemprotan(0,000), lama penyemprotan (0,007), penggunaan alat pelindung diri
(0,011) dan masa kerja (0,000). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak
terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat hipertensi (0,230), dosis pestisida
(0,760), jumlah pestisida (0,341), dan layanan kesehatan (0,887).
Kesimpulan: Terdapat faktor yang berhubungan terhadap kejadian hipertensi pada
petani di Desa Cindaga Kabupaten Banyumas yaitu tingkat pendidikan, usia, masa
kerja, lama penyemprotan, frekuensi penyemprotan, dan kelengkapan alat
pelindung diri.
Kata Kunci: Paparan Pestisida, Hipertensi, Petani, Desa Cindaga.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Pesticides are hazardous toxic substances used by farmers to
eradicate or kill pests. When used improperly, pesticides can have both positive and
negative impacts on humans and the environment, both directly and indirectly.
Pesticides can enter the human body through three routes: the skin, mouth, and
respiratory system. Hypertension is a significant health issue, especially among
farmers who are often exposed to pesticides during agricultural processes.The
purpose of this study is to determine the relationship between pesticide exposure
and the incidence of hypertension among farmers in Cindaga Village, Kebasen
District.
Methodology: This research uses a cross-sectional design with a sample size of 87
respondents. Data collection was conducted using questionnaires and blood
pressure measurements. Samples were taken using a simple random sampling
method. Data analysis was performed using the chi-square test.
Result: The results showed a significant corelation between age (p value = 0.014),
education level (0.000), frequency of spraying (0.000), duration of spraying
(0.007), use of personal protective equipment (0.011), and years of work (0.000).
The study also indicated that there was no significant corelation between
hypertension history (0.230), pesticide dosage (0.760), amount of pesticide (0.341),
and healthcare services (0.887).
Conclusion: Factors associated with the incidence of hypertension among farmers
in Cindaga Village, Banyumas Regency include education level, age, work
experience, duration of spraying, frequency of spraying, and the completeness of
personal protective equipment.
Keywords: Pesticide Exposure, Hypertension, Farmers, Cindaga Village.
Kata kunciPaparan Pestisida, Hipertensi, Petani, Desa Cindaga
Pembimbing 1Septiono Bangun Sugiharto, S.KM., M.PH
Pembimbing 2Agnes Fitria Widiyanto, SKM., M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2025-01-30 15:10:39.245081
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.