Home
Login.
Artikelilmiahs
47232
Update
MUTIARA FERLIN NITA
NIM
Judul Artikel
Hubungan Paparan Pestisida Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Petani Di Desa Cindaga Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Pestisida adalah bahan beracun berbahaya yang digunakan petani untuk membasmi atau membunuh hama. Pestisida jika digunakan tidak sesuai prosedur dapat menimbulkan dampak positif dan negatif bagi manusia dan lingkungan secara langsung ataupun tidak langsung. Pestisida dapat masuk kedalam tubuh manusia melalui tiga cara yaitu melalui kulit, mulut dan pernafasan. Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang signifikan, terutama di kalangan petani yang sering terpapar pestisida dalam proses pertanian.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara paparan pestisida dengan kejadian hipertensi pada petani di Desa Cindaga Kecamatan Kebasen. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 87 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan tensi darah. Sampel diambil menggunakan metode simpel random sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p value = 0,014), tingkat pendidikan (0,000), frekuensi penyemprotan(0,000), lama penyemprotan (0,007), penggunaan alat pelindung diri (0,011) dan masa kerja (0,000). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat hipertensi (0,230), dosis pestisida (0,760), jumlah pestisida (0,341), dan layanan kesehatan (0,887). Kesimpulan: Terdapat faktor yang berhubungan terhadap kejadian hipertensi pada petani di Desa Cindaga Kabupaten Banyumas yaitu tingkat pendidikan, usia, masa kerja, lama penyemprotan, frekuensi penyemprotan, dan kelengkapan alat pelindung diri. Kata Kunci: Paparan Pestisida, Hipertensi, Petani, Desa Cindaga.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Pesticides are hazardous toxic substances used by farmers to eradicate or kill pests. When used improperly, pesticides can have both positive and negative impacts on humans and the environment, both directly and indirectly. Pesticides can enter the human body through three routes: the skin, mouth, and respiratory system. Hypertension is a significant health issue, especially among farmers who are often exposed to pesticides during agricultural processes.The purpose of this study is to determine the relationship between pesticide exposure and the incidence of hypertension among farmers in Cindaga Village, Kebasen District. Methodology: This research uses a cross-sectional design with a sample size of 87 respondents. Data collection was conducted using questionnaires and blood pressure measurements. Samples were taken using a simple random sampling method. Data analysis was performed using the chi-square test. Result: The results showed a significant corelation between age (p value = 0.014), education level (0.000), frequency of spraying (0.000), duration of spraying (0.007), use of personal protective equipment (0.011), and years of work (0.000). The study also indicated that there was no significant corelation between hypertension history (0.230), pesticide dosage (0.760), amount of pesticide (0.341), and healthcare services (0.887). Conclusion: Factors associated with the incidence of hypertension among farmers in Cindaga Village, Banyumas Regency include education level, age, work experience, duration of spraying, frequency of spraying, and the completeness of personal protective equipment. Keywords: Pesticide Exposure, Hypertension, Farmers, Cindaga Village.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save