Artikel Ilmiah : J0B019026 a.n. AMTSALIL TASYA PRAMESTY

Kembali Update Delete

NIMJ0B019026
NamamhsAMTSALIL TASYA PRAMESTY
Judul ArtikelPembuatan Buklet Berbahasa Mandarin Sebagai Media Informasi Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)Di era globalisasi, komunikasi lintas bahasa menjadi hal yang semakin penting.
Komunikasi lintas bahasa memerlukan elemen penting seperti penerjemahan dan buklet.
Penerjemahan merupakan sebuah proses mengubah teks dari satu bahasa ke bahasa lain.
Buklet merupakan publikasi ringkas dan digunakan untuk menyampaikan informasi
singkat tentang instansi, salah satunya museum. Museum memiliki peran yang penting
dalam pelestarian sumber informasi sejarah dan budaya. Saat ini, museum daerah
Kabupaten Purbalingga yang bernama Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja
masih memiliki kendala dalam memberikan pelayanan berupa media informasi kepada
pengunjung berlatar belakang bahasa Mandarin. Sebagai upaya mengatasi kendala
tersebut, penulis melakukan pembuatan buklet berbahasa Mandarin sebagai media
informasi Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja. Metode penerjemahan yang
dilakukan menggunakan metode penerjemahan komunikatif untuk menjamin akurasi
dalam konteks sosial budaya yang sesuai. Buklet terjemahan ini diharapkan dapat
meningkatkan pelayanan museum kepada pengunjung berbahasa Mandarin, serta dapat
menjadi media informasi yang mudah dipahami oleh pengunjung bahasa sasaran.
Abtrak (Bhs. Inggris)In the era of globalization, cross-language communication is becoming increasingly
important. Cross-language communication requires important elements such as translation
and booklets. Translation is a process of changing text from one language to another. A
booklet is a concise publication and is used to convey brief information about an institution,
one of which is a museum. Museums have an important role in preserving historical and
cultural information sources. Currently, the regional museum of Purbalingga Regency,namely the Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja Museum, still has obstacles in providing
services in the form of information media to visitors with a Mandarin background. As an
effort to overcome these obstacles, the author made a Mandarin booklet as an information
media for the Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja Museum. The translation method used
is the communicative translation method to ensure accuracy in the appropriate socio-
cultural context. This translated booklet is expected to improve museum services to
Mandarin-speaking visitors, and can be an information media that is easy to understand for
visitors to the target language.
Kata kunciPenerjemahan, Media Informasi, Buklet, Metode Penerjemahan Komunikatif.
Pembimbing 1Zuyinatul Isro, S.S., M.S.
Pembimbing 2Chendy Arieshanty Paramytha Sulistyo, S.S., M.Li.
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2024-08-23 13:19:44.334192
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.