Artikel Ilmiah : A1D020102 a.n. FIRDA NUR FAJRIYAH

Kembali Update Delete

NIMA1D020102
NamamhsFIRDA NUR FAJRIYAH
Judul ArtikelPENGENDALIANN PENYAKIT HAWAR DAUN BAKTERI PADA BAWANG
MERAH DENGAN NANOSUSPENSI Bacillus sp. Bm2-KITOSAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk membuat nanosuspensi Bacillus sp. Bm2-kitosan yang
dapat digunakan untuk mengendalikan penyakit hawar daun bakteri oleh Xanthomonas
axonopodis pada bawang merah. Penelitian dilakukan di Laboratorium Perlindungan
Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman dan screenhouse di Desa
Tambaksari Kidul, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilaksanakan
mulai bulan Maret 2024 sampai Juli 2024. Tahap awal pada penelitian ini yaitu tahap
penyiapan bakteri X. axonopodis, dilanjutkan dengan tahap pembuatan nanosuspensi
Bacillus sp. Bm2-kitosan dan pengujian nanosuspensi, tahap budidaya bawang merah,
tahap perlakuan, inokulasi serta pengamatan dan evaluasi. Variabel yang diamati adalah
karakterisasi nanosuspensi, masa inkubasi, intensitas penyakit, laju infeksi, AUDPC, dan
evaluasi ketahanan secara struktural dan biokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
nanosuspensi Bacillus sp. Bm2-kitosan yang telah dibuat memiliki karakteristik warna
yang bening, agak kental, dan tidak memiliki endapan. Aplikasi nanosuspensi Bacillus sp.
Bm2-kitosan mampu mengendalikan penyakit hawar daun bakteri dengan efektifitas
sebesar 50,18 %. Aplikasi nanosuspensi Bacillus sp. Bm2-kitosan menunjukkan respon
ketahanan tanaman bawang merah terhadap penyakit hawar daun bakteri pada variabel
ketahanan struktural.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to create a Bacillus sp. Bm2-chitosan nanosuspension that can be used
to control bacterial leaf blight caused by Xanthomonas axonopodis in shallots. The
research was conducted at the Plant Protection Laboratory of the Faculty of Agriculture,
Jenderal Soedirman University, and in a screenhouse in Tambaksari Kidul Village,
Kembaran District, Banyumas Regency. The study was carried out from March 2024 to
July 2024. The initial stages of the research included the preparation of X. axonopodis
bacteria, followed by the creation and testing of the Bacillus sp. Bm2-chitosan
nanosuspension, shallot cultivation, treatment, inoculation, observation, and evaluation.
The variables observed were nanosuspension characterization, incubation period,
disease intensity, infection rate, AUDPC (Area Under Disease Progress Curve), and
structural and biochemical resistance evaluation. The results showed that the created
Bacillus sp. Bm2-chitosan nanosuspension had clear, slightly viscous characteristics with
no sediment. The application of the Bacillus sp. Bm2-chitosan nanosuspension effectively
controlled bacterial leaf blight with an efficacy of 50.18%. The application also
demonstrated structural resistance responses in shallots against bacterial leaf blight.
Kata kuncinanosuspensi, Bacillus, bawang merah, Xanthomonas axonopodis
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Nur Prihatiningsih, M.S.
Pembimbing 2Prof. Dr. Ir. Heru Adi Djatmiko, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2024-08-22 08:45:22.746174
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.