Artikel Ilmiah : E1A020101 a.n. NAUFAL HAIDAR SUMARTONO
| NIM | E1A020101 |
|---|---|
| Namamhs | NAUFAL HAIDAR SUMARTONO |
| Judul Artikel | Pola Penentuan Pidana dan Tindakan Bagi Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum Dalam Perkara Tindak Kekerasan (Studi Putusan Nomor 7 Pid.Sus-Anak/2019/PN.Pbg) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Anak secara hukum, dianggap belum cakap dan memerlukan perlindungan serta perhatian khusus terhadap hak-haknya sebagai anak. Hal ini juga berlaku terhadap anak sebagai pelaku tindak kejahatan, di mana dalam penentuan pola hukuman bagi pelaku pidana anak akan berbeda dengan pelaku pidana dewasa. Penelitian ini hendak mengungkap pola penentuan pidana dan tindakan bagi Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH) dan pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana penjara pendek dan tindakan pengembalian kepada orangtua dengan objek berupa Putusan Nomor 7 Pid.Sus-Anak/2019/PN.Pbg tentang perkara kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh 4 anak. Artikel ini merupakan socio-legal research dengan data primer berupa wawancara terhadap Hakim Anak di Pengadilan Negeri Purbalingga dan dilengkapi data sekunder berupa telaah dokumen dan telaah referensi. Data yang disajikan dalam penelitian ini berupa deskriptif analitis yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menujukan bahwa dalam penentuan pidana dan tindakan bagi anak dilakukan berdasarkan latar belakang, fakta hukum serta aspek sosial yang diperoleh dari Litmas. Selain itu, pola penentuan ini juga didasarkan pada UU SPPA. Pertimbangan yang dilakukan dalam penjatuhan pidana penjara pendek dan pengembalian kepada orang tua didasarkan pada latar belakang anak, berat ringannya perbuatan si anak serta melihat pada aspek sosial yang diperoleh dari Litmas. Dasar hukum yang digunakan berupa UU SPPA dan juga Beijing Rules. Berdasarkan pada penelitian ini, diperoleh kesimpulan bahwa penentuan sanksi pidana penjara pendek dan sanksi tindakan pengembalian kepada orang tua terhadap ABH didasarkan pada kebijaksanaan hakim dengan melihat pada pertimbangan yuridis dan nonyuridis serta aspek sosial yang diperoleh dari Litmas. Dengan demikian perlu pertimbangan yang matang baik hakim maupun Bapas dalam menyusun Litmas dengan mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Legally, children are considered incompetent and require special protection and attention to their rights as children. This also applies to children as perpetrators of crimes, where the determination of the pattern of punishment for juvenile offenders will be different from adult offenders. This research aims to reveal the pattern of determining punishment and actions for Children in Conflict with the Law (ABH) and the judge's consideration in imposing short imprisonment and returning to parents. The two objectives are focused on Case Number 7 Pid.Sus-Anak/2019/PN.Pbg concerning cases of violence against children committed by 4 children. This article is a socio-legal research with primary data in the form of interviews with Juvenile Judges at the Purbalingga District Court and secondary data in the form of document review and reference review. The data presented in this research is descriptive analytical analyzed qualitatively. This study found that the pattern of determining punishment and action for ABH is based on the child's background, legal facts and social aspects obtained from Litmas. In addition, this determination pattern is also based on the SPPA Law. Considerations made in the imposition of short imprisonment and return to parents are based on the background of the child, the severity of the child's actions and look at the social aspects obtained from Litmas. The legal basis used is SPPA Law and Beijing Rules. Based on this research, it is concluded that the determination of short imprisonment sanctions and return to parents sanctions against ABH is based on the discretion of the judge by looking at juridical and non-juridical considerations and social aspects obtained from Litmas. Thus, it needs careful consideration from both judges and Bapas in preparing Litmas by prioritizing the best interests of the child. |
| Kata kunci | Anak, Tindak Pidana Anak, Pemidanaan Anak |
| Pembimbing 1 | Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Dwiki Oktobrian, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Rani Hendriana, S.H., M.H. |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 22 |
| Tgl. Entri | 2024-08-14 09:38:11.870751 |