Artikel Ilmiah : A1F020056 a.n. NOOR ZERRIS

Kembali Update Delete

NIMA1F020056
NamamhsNOOR ZERRIS
Judul ArtikelAKTIVITAS ANTIMIKROBAA KULIT BUAH MANGGIS DAN KAPUR
SEBAGAI PENGAWET ALAMI NIRA BENTUK CAIR
Abstrak (Bhs. Indonesia)Nira merupakan cairan manis yang mengandung gula antara 10-15%. Nira
dapat dimanfaatkan menjadi banyak produk pangan seperti minuman ringan, sirup,
dan nata. Kelemahan dari produk nira adalah umur simpannya yang pendek
dikarenakan penurunan kualitas nira. Untuk memperpanjang umur simpan nira
biasanya petani menggunakan pengawet alami. Pengawet alami nira yang ada saat
ini masih berbentuk serbuk. Bentuk serbuk memiliki kelemahan yaitu kelarutannya
tidak sempurna. Pada penelitian ini dibuat pengawet alami nira dalam bentuk cair.
Bahan yang digunakan adalah kulit buah manggis dan kapur. Penelitian ini
bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh rasio kulit buah manggis muda dan
matang terhadap aktivitas antimikroba, 2) mengetahui pengaruh konsentrasi kapur
terhadap aktivitas antimikroba, 3) mengetahui kombinasi rasio kulit buah manggis
muda dan matang dengan konsentrasi kapur yang memiliki aktivitas antimikroba
tertinggi.
Penelitian ini terdiri atas 3 tahap yaitu pembuatan sampel pengawet alami
dengan dua faktor yaitu rasio kulit buah manggis muda dan matang dan konsentrasi
kapur serta pengujian aktivitas antimikroba. Tahap kedua merupakan analisis
ragam menggunakan uji ANOVA kemudian dilanjut dengan uji DMRT untuk
mengetahui perlakuan terbaik. Tahap ketiga yaitu uji lanjut sampel terbaik dengan
parameter kuantitatif fitokimia dan ketahanan mutu nira yang diberikan pegawet
alami (gula reduksi dan total mikrob) serta mengaplikasikan pengawet alami ke
pongkor dan nira hasil sadapan tersebut dibuat menjadi gula.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kulit buah manggis muda : matang
(10 : 0) memiliki aktivitas antimikroba yang lebih tinggi dari rasio lainnya.
Konsentrasi kapur 20% memiliki aktivitas antimikroba yang lebih tinggi
dibandingkan dengan konsentrasi kapur 10%. Kombinasi rasio kulit buah manggis
muda : matang (10 : 0) dengan konsentrasi kapur 10%, rasio kulit buah manggis
muda : matang (10 : 0) dengan konsentrasi kapur 20% serta rasio kulit buah manggis
muda : matang (8 : 2) dengan konsentrasi kapur 20% memiliki aktivitas antimikroba
yang lebih tinggi dari kombinasi lainnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)Nira is a sweet liquid that contains between 10-15% sugar. Nira can be
utilized into many food products such as soft drinks, syrup, and nata. The
disadvantage of nira products is its very low durability so that the shelf life is only
short due to the rapid decline in nira quality. Farmers extend the shelf life of nira
by adding natural preservatives in the form of solids (powder). The powder form
has the disadvantage that the solubility is not perfect. In this study, a natural
preservative for nira was made in liquid form. The materials used in the extract
were mangosteen rind of various maturity ages and lime solution. This study aims
to: 1) determine the effect of the ratio of young and mature mangosteen fruit peels
on antimicrobial activity, 2) determine the effect of lime concentration on
antimicrobial activity, 3) determine the combination of the ratio of young and
mature mangosteen fruit peels with lime concentration that has the highest
antimicrobial activity.
This research consists of 3 stages, namely the manufacture of natural
preservative samples with two factors, namely the ratio of young and ripe
mangosteen rind and lime concentration and antimicrobial activity testing. The
second stage is analysis of variance using ANOVA test then continued with DMRT
test to determine the best treatment. The third stage is further testing of the best
samples with quantitative parameters of phytochemistry and quality durability of
nira given natural preservatives (reducing sugar and total microbes) and applying
natural preservatives to pongkor and tapped nira made into sugar.
The results showed that the young : ripe mangosteen peel ratio of 10: 0 has
higher antimicrobial activity than other ratios. Lime concentration of 20% has
higher antimicrobial activity compared to lime concentration of 10%. The
combination of young mangosteen peel : ripe 10: 0 with 10% and 20% lime
concentration and the ratio of young mangosteen peel : ripe 8: 2 with 20% lime
concentration has higher antimicrobial activity than other combinations.
Kata kuncikulit buah manggis, kapur, pengawet alami
Pembimbing 1Karseno, S.P., M.P., Ph.D.
Pembimbing 2Dr. Isti Handayani, S. TP., M.P.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman57
Tgl. Entri2024-07-30 11:05:51.803148
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.