Artikel Ilmiah : I1A020059 a.n. SHAFIRA LATIFA DINAR

Kembali Update Delete

NIMI1A020059
NamamhsSHAFIRA LATIFA DINAR
Judul ArtikelFaktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengeluaran Biaya Pengobatan Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Sumbang 1 Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar belakang: Salah satu permasalahan utama kesehatan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan
adalah tuberkulosis. Kabupaten Banyumas menempati peringkat ke-6 kasus tuberkulosis yang
ternotifikasi di Jawa Tengah. Sementara itu, di kawasan wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1 yang
meliputi 11 desa ditemukan sebanyak 105 kasus per bulan Agustus tahun 2023. Faktor ekonomi
dalam mengakses kebutuhan penunjang pengobatan dan kesehatan terkait tuberkulosis menjadi
sangat esensial karena berpengaruh terhadap kepatuhan pada pengobatan tuberkulosis. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat yang terkait
dengan faktor-faktor yang berhubungan dengan pengeluaran biaya pengobatan tuberkulosis di
wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1.

Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian crosssectional yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1 dengan 11 desa selama tiga bulan
dimulai dari Oktober 2023 sampai Desember 2023. Variabel dependen dari penelitian ini adalah
pengeluaran biaya pengobatan tuberkulosis dengan variabel bebas terdiri dari usia, jenis kelamin,
pekerjaan, pendapatan, kepemilikan tempat tinggal, dan riwayat penyakit. Metode pengambilan data
akan dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner dengan analisis yang digunakan
meliputi uji normalitas, analisis univariat, dan analisis bivariat untuk mengetahui hubungan antar
variabel dengan pengeluaran pengobatan tuberkulosis.

Hasil Penelitian: Uji normalitas variabel independen berupa pembiayaan pengobatan tuberkulosis
tidak berdistribusi normal. sementara itu analisis bivariat pada seluruh variabel menunjukkan bahwa
tidak ada hubungan antara variabel yang diamati dengan pengeluaran untuk pengobatan tuberkulosis
di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1.

Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara usia, jenis kelamin, pekerjaan, status kepemilikan rumah,
status pernikahan, pendapatan, jumlah anggota keluarga, dan riwayat penyakit dengan pengeluaran
untuk pengobatan tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1

Kata Kunci: Tuberkulosis, pengeluaran tuberkulosis
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: One of the main health issues covered by the BPJS Kesehatan is
tuberculosis. In the working area of Puskesmas Sumbang 1, which encompasses 11
villages, a total of 105 cases were identified in August 2023. The economic factor in
accessing the necessary support for tuberculosis treatment and health becomes highly
essential as it influences compliance with tuberculosis treatment. This research aims
to identify the economic challenges faced by the community related to factors
associated with the expenses of tuberculosis treatment in the working area of
Puskesmas Sumbang 1.

Methodology: This research is a quantitative study with a cross-sectional research
design conducted in the working area of Puskesmas Sumbang 1, covering 11 villages,
over a three-month period from October 2023 to December 2023. The dependent
variable of this study is the expenditure on tuberculosis treatment, with independent
variables including age, gender, occupation, income, homeownership, and medical
history. Data collection will be performed through interviews using a questionnaire,
and the analysis will involve tests for normality, univariate analysis, and bivariate
analysis to understand the relationships between variables and tuberculosis treatment
expenditures.

Result: The normality test of the independent variable, which is tuberculosis treatment
financing, indicates a non-normal distribution. Meanwhile, bivariate analysis across
all variables shows that there is no relationship between the observed variables and
expenditures for tuberculosis treatment in the working area of Puskesmas Sumbang 1.

Conclusion: There is no association between age, gender, occupation, homeownership
status, marital status, income, number of family members, and medical history with
expenditures for tuberculosis treatment in the working area of Puskemas Sumbang 1.

Keyword: Tuberculosis, health expenditure
Kata kunciTuberkulosis, pengeluaran tuberkulosis
Pembimbing 1Dr. Arih Diyaning Intiasari, S.K.M., M.P.H
Pembimbing 2Yuditha Nindya Kartika Rizqi, S.K.M., M.P.H
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2024-02-07 15:34:46.28851
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.