Home
Login.
Artikelilmiahs
43544
Update
SHAFIRA LATIFA DINAR
NIM
Judul Artikel
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengeluaran Biaya Pengobatan Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Sumbang 1 Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang: Salah satu permasalahan utama kesehatan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan adalah tuberkulosis. Kabupaten Banyumas menempati peringkat ke-6 kasus tuberkulosis yang ternotifikasi di Jawa Tengah. Sementara itu, di kawasan wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1 yang meliputi 11 desa ditemukan sebanyak 105 kasus per bulan Agustus tahun 2023. Faktor ekonomi dalam mengakses kebutuhan penunjang pengobatan dan kesehatan terkait tuberkulosis menjadi sangat esensial karena berpengaruh terhadap kepatuhan pada pengobatan tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat yang terkait dengan faktor-faktor yang berhubungan dengan pengeluaran biaya pengobatan tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian crosssectional yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1 dengan 11 desa selama tiga bulan dimulai dari Oktober 2023 sampai Desember 2023. Variabel dependen dari penelitian ini adalah pengeluaran biaya pengobatan tuberkulosis dengan variabel bebas terdiri dari usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendapatan, kepemilikan tempat tinggal, dan riwayat penyakit. Metode pengambilan data akan dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner dengan analisis yang digunakan meliputi uji normalitas, analisis univariat, dan analisis bivariat untuk mengetahui hubungan antar variabel dengan pengeluaran pengobatan tuberkulosis. Hasil Penelitian: Uji normalitas variabel independen berupa pembiayaan pengobatan tuberkulosis tidak berdistribusi normal. sementara itu analisis bivariat pada seluruh variabel menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara variabel yang diamati dengan pengeluaran untuk pengobatan tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara usia, jenis kelamin, pekerjaan, status kepemilikan rumah, status pernikahan, pendapatan, jumlah anggota keluarga, dan riwayat penyakit dengan pengeluaran untuk pengobatan tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1 Kata Kunci: Tuberkulosis, pengeluaran tuberkulosis
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: One of the main health issues covered by the BPJS Kesehatan is tuberculosis. In the working area of Puskesmas Sumbang 1, which encompasses 11 villages, a total of 105 cases were identified in August 2023. The economic factor in accessing the necessary support for tuberculosis treatment and health becomes highly essential as it influences compliance with tuberculosis treatment. This research aims to identify the economic challenges faced by the community related to factors associated with the expenses of tuberculosis treatment in the working area of Puskesmas Sumbang 1. Methodology: This research is a quantitative study with a cross-sectional research design conducted in the working area of Puskesmas Sumbang 1, covering 11 villages, over a three-month period from October 2023 to December 2023. The dependent variable of this study is the expenditure on tuberculosis treatment, with independent variables including age, gender, occupation, income, homeownership, and medical history. Data collection will be performed through interviews using a questionnaire, and the analysis will involve tests for normality, univariate analysis, and bivariate analysis to understand the relationships between variables and tuberculosis treatment expenditures. Result: The normality test of the independent variable, which is tuberculosis treatment financing, indicates a non-normal distribution. Meanwhile, bivariate analysis across all variables shows that there is no relationship between the observed variables and expenditures for tuberculosis treatment in the working area of Puskesmas Sumbang 1. Conclusion: There is no association between age, gender, occupation, homeownership status, marital status, income, number of family members, and medical history with expenditures for tuberculosis treatment in the working area of Puskemas Sumbang 1. Keyword: Tuberculosis, health expenditure
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save