Artikel Ilmiah : L1A019019 a.n. FATMAH SRI ULANDARI

Kembali Update Delete

NIML1A019019
NamamhsFATMAH SRI ULANDARI
Judul ArtikelSistem Sosial Ekologi Masyarakat Silvofishery Strudi Kasus: Segara Anakan
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul Sistem Sosial Ekologi Masyarakat Silvofishery Studi Kasus: Segara
Anakan. Segara Anakan merupakan sebuah Laguna yang terletak di sebelah selatan
Pulau Jawa. Sistem sosial-ekologi merupakan jalinan sistem-sistem adaptif yang
kompleks antara unsur sosial dan ekologi dimana keduanya dipandang sebagai bagian
yang berkaitan satu sama lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi dan
sistem sosial ekologi masyarakat silvofishery di Kelurahan Kutawaru dan Kelurahan
Donan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan
kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan tingkat pendidikan masyarakat silvofishery
masih perlu peningkatan, keanekaragaman mangrove di tambak silfofishery berdasarkan
indeks keanekaragaman Shannon-Wienner (H’) dalam kategori rendah pada semua
stasiun. Tingkat rata rata kerapatan vegetasi mangrove bervariasi dari rendah ke padat
berkisar 400 – 330.000 ind per ha, sedangkan untuk Nilai Indeks Penting (INP) didapati
spesies mangrove Rhizophora mucronata merupakan spesies yang memiliki INP tertinggi
baik di semua stasiun maupun di semua tingkatan (semai, pancang, dan pohon). Sistem
sosial ekologi masyarakat silvofishery Segara Anakan terbentuk oleh beberapa komponen
hubungan yaitu antara sesama masyarakat silvofishery, hubungan antara masyarakat
silvofishery dengan tengkulak, hubungan antar masyarakat silvofishery dengan
pemerintah Kelurahan, hubungan antar tetangga sesama masyarakat silvofishery, dan
hubungan antar masyarakat silvofishery dengan ekosistem mangrove.
Abtrak (Bhs. Inggris)Segara Anakan is a lagoon located in the south of the Island of Java. SES is a complex
interweaving of adaptive systems between social and ecological elements where both are
seen as related parts. The aim of the study was to determine the conditions and social
ecological systems of the silvoishery community in Kutawaru and Donan Villages. Used
descriptive quantitative research method. The results showed that the education level of
the silvofishery community was still relatively low. The diversity of mangroves in
silfofishery ponds based on the Shannon-Wienner diversity index (H') was in the low
category at all stations. The average density of mangrove vegetation varies from low to
dense, ranging from 400 – 330,000 ind per ha, while for INP is found that the mangrove
species Rhizophora mucronata is the species that has the highest INP both at all stations
and at all levels (seedlings, saplings, and trees). The social ecological system of the Segara
Anakan silvofishery community is formed by several relationship components, namely
between fellow silvofishery communities, relations between silvofishery communities
and middlemen, relations between silvofishery communities and the village government,
relations between neighbors of fellow silvofishery communities, and relations between
silvofishery communities and mangrove ecosystems.
Kata kunciSegara anakan, sistem sosial ekologi, silvofishery, vegetasi
Pembimbing 1Dr. Lilil Kartika Sari, S.Pi., M.Si
Pembimbing 2Dr. Endang Hilmi, S.Hut., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman28
Tgl. Entri2023-10-26 11:26:24.513831
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.