| NIM | D1A019162 |
| Namamhs | FARASHYELLA LUMINTANG RAGAZASUSILO |
| Judul Artikel | PENGARUH INDUKSI HORMON PG-600 TERHADAP PERIODE WAKTU KAWIN DAN LAJU KEBUNTINGAN DOMBA SAKUB |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian yang berjudul “Pengaruh Induksi Hormon PG-600 Terhadap Periode Waktu Kawin dan Laju Kebuntingan Domba Sakub” bertujuan untuk mengetahui pengaruh hormon PG-600 terhadap periode waktu kawin dan laju kebuntingan domba Sakub. Adanya induksi hormon PG-600 dengan jarak waktu yang telah ditentukan diharapkan mampu meningkatkan folike-folikel kemudian mengalami superovulasi sehingga meningkatkan efisiensi reproduksi ternak. Materi penelitian menggunakan domba Sakub sebanyak 2 ekor pejantan dan 21 ekor betina dengan paritas 2 dan 3, bobot 35-50 kg, dan berumur 2-3 tahun. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental dengan perlakuan P1 = kontrol yaitu double injeksi hormon PGF2α masing- masing sebanyak 1,5 ml dengan selang waktu 11 hari. P2 = double injeksi hormon PGF2α masing-masing sebanyak 1,5 ml dengan selang waktu 11 hari + hormon PG-600 sebanyak 2,5 ml pada hari ke 9 setelah penyuntikan PGF2α yang pertama. Peubah yang diamati yaitu periode waktu kawin dan laju kebuntingan domba Sakub. Data diuji menggunakan uji t student unequal untuk periode waktu kawin dan uji Chi Square untuk laju kebuntingan. Hasil analisis statistik ternyata menunjukkan bahwa PGF2α (P1) dan pemberian PGF2α + PG-600 (P2) menghasilkan perbedaan yang tidak nyata (P>0.05) terhadap periode waktu kawin dan laju kebuntingan domba Sakub. Disimpulkan bahwa pemberian PG-600 pada periode waktu kawin dan laju kebuntingan menunjukkan hasil yang relatif sama. Namun, secara numerik hasil pada periode waktu kawin dengan P2 menunjukkan angka yang lebih kecil dari P1. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research entitled “The Effect of PG-600 Hormone Induction on the Mating Time Period and Pregnancy Rate of Sakub Ewe” aims to determine the effect of PG-600 hormone on the mating period and pregnancy rate of Sakub ewe. The induction of the hormone PG- 600 with a predetermined time interval is expected to increase the follicles then experience superovulation thereby increasing the efficiency of livestock reproduction. The research material used 2 rams and 21 ewes with parities of 2 and 3, weighing 35-50 kg, and aged 2-3 years. The research method used was experimental with treatment P1 = control, namely double injection of the hormone PGF2α each of 1.5 ml with an interval of 11 days. P2 = double injection of PGF2α hormone each of 1.5 ml with an interval of 11 days + 2.5 ml of PG-600 hormone on day 9 after the first PGF2α injection. The variables observed were the mating time period and pregnancy rate of Sakub ewe. Data were tested using unequal student's t test for mating time period and Chi Square test for pregnancy rate. The results of the statistical analysis showed that PGF2α (P1) and administration of PGF2α + PG- 600 (P2) produce an insignificant difference (P>0.05) on the mating period and pregnancy rate of Sakub ewe. It was concluded that the administration of PG-600 in the mating period and the pregnancy rate showed relatively the same results. However, numerically in the mating time period, P2 shows a smaller number than P1.
|
| Kata kunci | domba Sakub, prostaglandin, PG-600, periode waktu kawin, laju kebuntingan. |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Ir. Mas Yedi Sumaryadi, M.S., IPU., ASEAN Eng. |
| Pembimbing 2 | Prof. Ir. Dadang Mulyadi Saleh, M.S., M.Agr.Sc., Ph.D., IPU |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2023-07-18 15:52:21.3557 |
|---|