Artikel Ilmiah : I1C019021 a.n. AMOURIZKA PUSPITA MEYDA

Kembali Update Delete

NIMI1C019021
NamamhsAMOURIZKA PUSPITA MEYDA
Judul ArtikelFaktor- Faktor yang Mempengaruhi Sikap Masyarakat Purwokerto Terkait Penggunaan Telefarmasi
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar belakang: Pemanfaatan pelayanan kesehatan jarak jauh yang optimal dipengaruhi oleh sikap
masyarakat terhadapnya. Sikap terhadap penggunaan layanan kesehatan jarak jauh dipengaruhi oleh
beberapa faktor antara lain usia, tingkat pendidikan, pendapatan, dan pengetahuan.
Tujuan: Mengetahui gambaran sikap masyarakat Purwokerto terkait penggunaan telefarmasi serta
mengetahui faktor- faktor yang berpengaruh terhadapnya.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan data dilakukan
kepada 386 responden masyarakat Purwokerto dengan teknik quota sampling pada Desember 2022
hingga Februari 2023. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji spearman rank
atau chi- square.
Hasil penelitian: Masyarakat Purwokerto yang memiliki pengetahuan terkait telefarmasi yang
tergolong baik (80,57%), cukup (17,1%), dan kurang (2,33%). Sedangkan masyarakat Purwokerto
yang memiliki sikap terhadap penggunaan telefarmasi yang sangat positif (35,23%), positif
(64,51%), dan negatif (0,26%). Usia, pendapatan, tingkat pendidikan dan pengetahuan berpengaruh
secara signifikan terhadap sikap masyarakat Purwokerto terkait penggunaan telefarmasi (p- value
<0,05).
Kesimpulan: Masyarakat Purwokerto memiliki sikap positif terkait penggunaan telefarmasi yang
dipengaruhi oleh pengetahuan, usia, pendapatan, dan tingkat pendidikan
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: The optimal use of long-distance health services is affected by people’s attitude
towards it. Attitude toward long-distance health services is affected by a few factors such as age,
education level, income, and knowledge.
Objective: This research aims to find out Purwokerto people’s attitude in using telepharmacy and
the factors that affect or are related.
Methodology: This research uses a cross-sectional design. The data are obtained from 386
respondents of Purwokerto people using a quota sampling method from December 2022 to February
2023. The data are analyzed through univariate and bivariate analysis using the spearman rank or
chi-square test.
Result: The result of the research shows that 80,57% of Purwokerto people have good knowledge
of telepharmacy, 17,1% have adequate knowledge, and 2,33% lack knowledge. Meanwhile, 35,23%
of Purwokerto people have very positive attitude toward the use of telepharmacy, 64,51% have
positive attitude, and 0,26% have negative attitude. Age, income, education level and knowledge
significantly affect to Purwokerto people’s attitude in using telepharmacy (p-value <0,05).
Conclusion: Purwokerto people have positive attitude in using telepharmacy that affected by
knowledge, age, income, and education level
Kata kunciTelefarmasi, Masyarakat, Sikap, Pengetahuan, Faktor
Pembimbing 1apt. Dewi Latifatul Ilma, M.Clin.Pharm.
Pembimbing 2apt. Nia Kurnia Sholihat, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2023-05-08 10:01:26.057079
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.