Home
Login.
Artikelilmiahs
39635
Update
AMOURIZKA PUSPITA MEYDA
NIM
Judul Artikel
Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Sikap Masyarakat Purwokerto Terkait Penggunaan Telefarmasi
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang: Pemanfaatan pelayanan kesehatan jarak jauh yang optimal dipengaruhi oleh sikap masyarakat terhadapnya. Sikap terhadap penggunaan layanan kesehatan jarak jauh dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain usia, tingkat pendidikan, pendapatan, dan pengetahuan. Tujuan: Mengetahui gambaran sikap masyarakat Purwokerto terkait penggunaan telefarmasi serta mengetahui faktor- faktor yang berpengaruh terhadapnya. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan data dilakukan kepada 386 responden masyarakat Purwokerto dengan teknik quota sampling pada Desember 2022 hingga Februari 2023. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji spearman rank atau chi- square. Hasil penelitian: Masyarakat Purwokerto yang memiliki pengetahuan terkait telefarmasi yang tergolong baik (80,57%), cukup (17,1%), dan kurang (2,33%). Sedangkan masyarakat Purwokerto yang memiliki sikap terhadap penggunaan telefarmasi yang sangat positif (35,23%), positif (64,51%), dan negatif (0,26%). Usia, pendapatan, tingkat pendidikan dan pengetahuan berpengaruh secara signifikan terhadap sikap masyarakat Purwokerto terkait penggunaan telefarmasi (p- value <0,05). Kesimpulan: Masyarakat Purwokerto memiliki sikap positif terkait penggunaan telefarmasi yang dipengaruhi oleh pengetahuan, usia, pendapatan, dan tingkat pendidikan
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: The optimal use of long-distance health services is affected by people’s attitude towards it. Attitude toward long-distance health services is affected by a few factors such as age, education level, income, and knowledge. Objective: This research aims to find out Purwokerto people’s attitude in using telepharmacy and the factors that affect or are related. Methodology: This research uses a cross-sectional design. The data are obtained from 386 respondents of Purwokerto people using a quota sampling method from December 2022 to February 2023. The data are analyzed through univariate and bivariate analysis using the spearman rank or chi-square test. Result: The result of the research shows that 80,57% of Purwokerto people have good knowledge of telepharmacy, 17,1% have adequate knowledge, and 2,33% lack knowledge. Meanwhile, 35,23% of Purwokerto people have very positive attitude toward the use of telepharmacy, 64,51% have positive attitude, and 0,26% have negative attitude. Age, income, education level and knowledge significantly affect to Purwokerto people’s attitude in using telepharmacy (p-value <0,05). Conclusion: Purwokerto people have positive attitude in using telepharmacy that affected by knowledge, age, income, and education level
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save