Artikel Ilmiah : I1A018016 a.n. LARAS FEBRIANA

Kembali Update Delete

NIMI1A018016
NamamhsLARAS FEBRIANA
Judul ArtikelFaktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Partisipasi Pria Secara Tidak Langsung dalam Program Keluarga Berencana di Wilayah Puskesmas Kembaran I Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Sampai dengan tahun 2020 cakupan peserta KB pria di Indonesia
masih sangat rendah yaitu MOP 0,2% dan kondom 1,2%. Hal yang sama terjadi di
wilayah kerja Puskesmas Kembaran 1 dimana cakupan pengguna kondom hanya 0,9%
dan MOP 0,7%. Cakupan tersebut masih di bawah target yang ditetapkan yaitu 4%,
oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor apa saja yang
mempengaruhi tingkat partisipasi pria secara tidak langsung dalam program Keluarga
Berencana di wilayah Puskesmas Kembaran 1 Kabupaten Banyumas.
Metodologi : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan
crossectional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi penelitian
yaitu pria usia subur yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Kembaran 1
sebanyak 7.182 PUS dan sampel penelitian sebanyak 100 orang menggunakan teknik
stratified sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis
bivariat dan analisis multivariat.
Hasil Penelitian : Penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis
bivariat variabel yang berhubungan adalah pengetahuan (p=0,000), jumlah anak
(p=0,008), nilai anak (0,023), akses informasi (p=0,002), dukungan istri (0,000) dan
peran toma (0,036). Kemudian hasil analisis multivariat menunjukkan variabel yang
berpengaruh yaitu pengetahuan (OR=4,922), akses informasi (OR=3,055), dukungan
istri (OR=3,166) dan jumlah anak (OR=7,259)
Kesimpulan : Variabel jumlah anak adalah variabel yang paling berpengaruh
terhadap partisipasi pria dalam program KB dengan OR sebesar 7,259.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background : Until 2020, the coverage of male family planning participants in
Indonesia still very low, it is 0.2% MOP and 1.2% condoms. The same thing happened
in the working area of the Puskesmas Kembaran 1 where the coverage of condom
users was only 0.9% and the MOP was 0.7%. This coverage is still below the set target
of 4%. Therefore this study aims to determine the factors affecting the male
participation indirectly in the family planning program in the region of the Puskesmas
Kembaran 1, Distric Banyumas.
Methodology : This study uses a quantitative method with a cross sectional approach.
Data collection techniques using a questionnaire. The research population, namely
men of childbearing age who live in the working area of Puskesmas Kembaran 1 as
many as 7,182 PUS and the research sample is 100 people using stratified sampling
technique. The data analysis used is univariate analysis, bivariate analysis and
multivariate analysis.
Research Results : This study showed that based on the result of bivariate analysis
the variables that were related were knowledge (p=0,000), number of children
(p=0,008), child value (0,023), access to information (p=0,002), wife’s support
(p=0,000) and the role of community leaders (p=0,036). Then the results of the
multivariate analysis showed that the influential variables were knowledge
(OR=4,922), access to information (OR=3,055), wife’s support (OR=3,166) and
number of children (OR=7,259).
Conclusion : The variable number of children is the variable that has the most
influence on men’s participation in the family planning program with OR value 7,259.
Kata kunciPartisipasi Pria, Keluarga Berencana, Jumlah Anak
Pembimbing 1Drs. Bambang Hariyadi, M.Kes
Pembimbing 2Lu'lu Nafisah, S.KM., M.KM
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2022-08-02 10:59:31.167055
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.