Artikel Ilmiah : L1B018039 a.n. HANA ROUDHOTUL JANNAH

Kembali Update Delete

NIML1B018039
NamamhsHANA ROUDHOTUL JANNAH
Judul ArtikelPEMBERIAN MINYAK CENGKEH (Eugenia aromatica)
DENGAN DOSIS YANG BERBEDA UNTUK ANESTESI IKAN
NILEM (Osteochilus hasselti)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Anetesi atau pemingsanan sangat dibutuhkan dalam transportasi ikan, supaya
ikan tetap sehat sampai tempat tujuan. Bahan yang digunakan dapat berupa
alami maupun buatan atau kimia. Minyak cengkeh merupakan salah satu bahan
alami yang dapat digunakan sebagai pemingsanan ikan karena dalam minyak
cengkeh terdapat kandungan eugenol. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk
mengetahui waktu pingsan (induktif), waktu sadar (sedatif), sintasan serta dosis
terbaik minyak cengkeh yang diberikan pada ikan nilem. Ikan nilem dengan
berat 2,65 ± 0,18 gram digunakan pada penelitian ini untuk mengetahui status
pingsan ikan. Rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan (0,05 mL/L;
0,10 mL/L; 0,15 mL/L; 0,20 mL/L) dan empat ulangan digunakan pada
penelitian ini. Hasil dari penelitian ini dengan dosis (0,10 mL/L; 0,15 mL/L; 0,15
mL/L; 0,20 mL/L) memiliki waktu induktif (8,14 menit; 7,68 menit; 7,02 menit;
6,13 menit) serta waktu sedatif (5,20 menit; 6,42 menit; 7,36 menit; 8,76 menit)
dan sintasan sebesar (95%; 100%; 97,5%; 92,5%). Penelitian ini memiliki pengaruh sebagai pemingsan ikan nilem dengan dosis terbaik yaitu 0,20 mL/L dengan waktu pingsan 6,13 menit, waktu sadar 8,76 menit dan sintasan 92,5%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Anesthesia or stunning is needed in fish transportation, so that fish stay healthy
until they reach their destination. The materials used can be natural or artificial
or chemical. Clove oil is one of the natural ingredients that can be used to stun
fish because clove oil contains eugenol. The purpose of this study was to
determine the time of fainting (inductive), awake time (sedative), survival and
the best dose of clove oil given to nilem fish. Nilem fish weighing 2,65 ± 0,18
grams was used in this study to determine the unconscious status of the fish. A
completely randomized design with four treatments (0,05 mL/L; 0,10 mL/L; 0,15
mL/L; 0,20 mL/L) and four replications was used in this study. The results of
this study with doses (0,10 mL/L; 0,15 mL/L; 0,15 mL/L; 0,20 mL/L) had an
inductive time (8,14 minutes; 7,68 minutes; 7,02 minutes; 6.13 minutes) and
sedative time (5,20 minutes; 6,42 minutes; 7,36 minutes; 8,76 minutes) and
survival (95%; 100%; 97,5%; 92,5%). This study have the effect of fainting nilem
fish with the best dose of 0,20 mL/L with a fainting time of 6,13 minutes,
conscious time of 8.76 minutes and survival at 92,5%.
Kata kunciNilem; Minyak cengkeh; Induktif; Sedatif; Sintasan
Pembimbing 1Drs. Marhaendro Santoso, M. Si
Pembimbing 2Taufik Budhi Pramono, S. Pi., M. Si
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman55
Tgl. Entri2022-07-20 13:23:13.551607
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.