Home
Login.
Artikelilmiahs
36382
Update
HANA ROUDHOTUL JANNAH
NIM
Judul Artikel
PEMBERIAN MINYAK CENGKEH (Eugenia aromatica) DENGAN DOSIS YANG BERBEDA UNTUK ANESTESI IKAN NILEM (Osteochilus hasselti)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Anetesi atau pemingsanan sangat dibutuhkan dalam transportasi ikan, supaya ikan tetap sehat sampai tempat tujuan. Bahan yang digunakan dapat berupa alami maupun buatan atau kimia. Minyak cengkeh merupakan salah satu bahan alami yang dapat digunakan sebagai pemingsanan ikan karena dalam minyak cengkeh terdapat kandungan eugenol. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui waktu pingsan (induktif), waktu sadar (sedatif), sintasan serta dosis terbaik minyak cengkeh yang diberikan pada ikan nilem. Ikan nilem dengan berat 2,65 ± 0,18 gram digunakan pada penelitian ini untuk mengetahui status pingsan ikan. Rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan (0,05 mL/L; 0,10 mL/L; 0,15 mL/L; 0,20 mL/L) dan empat ulangan digunakan pada penelitian ini. Hasil dari penelitian ini dengan dosis (0,10 mL/L; 0,15 mL/L; 0,15 mL/L; 0,20 mL/L) memiliki waktu induktif (8,14 menit; 7,68 menit; 7,02 menit; 6,13 menit) serta waktu sedatif (5,20 menit; 6,42 menit; 7,36 menit; 8,76 menit) dan sintasan sebesar (95%; 100%; 97,5%; 92,5%). Penelitian ini memiliki pengaruh sebagai pemingsan ikan nilem dengan dosis terbaik yaitu 0,20 mL/L dengan waktu pingsan 6,13 menit, waktu sadar 8,76 menit dan sintasan 92,5%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Anesthesia or stunning is needed in fish transportation, so that fish stay healthy until they reach their destination. The materials used can be natural or artificial or chemical. Clove oil is one of the natural ingredients that can be used to stun fish because clove oil contains eugenol. The purpose of this study was to determine the time of fainting (inductive), awake time (sedative), survival and the best dose of clove oil given to nilem fish. Nilem fish weighing 2,65 ± 0,18 grams was used in this study to determine the unconscious status of the fish. A completely randomized design with four treatments (0,05 mL/L; 0,10 mL/L; 0,15 mL/L; 0,20 mL/L) and four replications was used in this study. The results of this study with doses (0,10 mL/L; 0,15 mL/L; 0,15 mL/L; 0,20 mL/L) had an inductive time (8,14 minutes; 7,68 minutes; 7,02 minutes; 6.13 minutes) and sedative time (5,20 minutes; 6,42 minutes; 7,36 minutes; 8,76 minutes) and survival (95%; 100%; 97,5%; 92,5%). This study have the effect of fainting nilem fish with the best dose of 0,20 mL/L with a fainting time of 6,13 minutes, conscious time of 8.76 minutes and survival at 92,5%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save