Artikel Ilmiah : E1B018024 a.n. ALIFFIA RAHMAYANTI

Kembali Update Delete

NIME1B018024
NamamhsALIFFIA RAHMAYANTI
Judul ArtikelLegal Protection Of Consumers Air Freight Service Users PT. Lion Mentari
Airlines In Flight Cancellation Based on Law Number 8 of 1999 concerning
Consumer Protection (Case Study Decision Number: 85/Pdt/2020/Pt Ptk)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tanggung jawab perusahaan penerbangan merupakan kewajiban dari
perusahaan angkutan udara untuk memberikan ganti kerugian yang dialami oleh
penumpang dari adanya keterlambatan atau pembatalan penerbangan. Dalam kasus
ini H. Mikraj Sedekti Embau, S.H., MH., CIL., sebagai pengguna jasa angkutan udara
merasa dirugikan atas adanya pembatalan penerbangan pada hari keberangkatannya
tanpa memberitahukan alasan yang jelas. Majelis Hakim menguatkan kembali
putusan Pengadilan Negeri Pontianak yang menyatakan bahwa gugatan Penggugat
tidak dapat diterima, karena surat gugatan Penggugat mengandung cacat yuridis
formil. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Perlindungan Hukum
terhadap pengguna jasa angkutan udara dalam hal pembatalan penerbangan
berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan
Konsumen.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan
spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data
sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, data yang
diperoleh disajikan dengan teks naratif, dan metode analisis data yang digunakan
adalah metode normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka
dapat diambil simpulan bahwa, H. Mikraj Sedekti Embau, S.H., MH., CIL., sebagai
konsumen pengguna jasa angkutan udara belum mendapatkan perlindungan hukum
dalam hal adanya pembatalan penerbangan oleh pihak maskapai PT. Lion Mentari
Airlines yang dianggap telah melakukan suatu perbuatan melawan hukum karena
sebagai pelaku usaha telah melanggar hak orang lain serta belum terpenuhinya
perlindungan hukum dari putusan hakim karena putusan tersebut tidak dapat diterima
dengan alasan cacat yuridis formil
Abtrak (Bhs. Inggris)The responsibility of the airline company is the obligation of the air transport
company to provide compensation experienced by passengers from flight delays or
cancellations. In this case, H. Mikraj Sedekti Embau, S.H., MH., CIL., as a user of air
transportation services felt aggrieved by the cancellation of the flight on the day of
his departure without telling a clear reason. The Panel of Judges reaffirmed the
decision of the Pontianak District Court which stated that the plaintiff's lawsuit was
inadmissible because the plaintiff's lawsuit letter contained a juridical defformalrmil.
The purpose of this study is to find out how legal protection of air freight service
users in the case of flight cancellations based on Law Number 8 of 1999 concerning
Consumer Protection.
This study uses a normative juridical approach with descriptive analytical
research specifications. The data source used is secondary data. The data collection
method was carried out by literature study, the data obtained were presented with
narrative text, and the data analysis method used was a qualitative normative
method.
Based on the results of research and discussions that have been carried out,
it can be concluded that H. Mikraj Sedekti Embau, S.H., MH., CIL., as a consumer of
air transportation service users has not received legal protection in the event of flight
cancellations by pt. Lion Mentari Airlines is considered to have committed an act
against the law because as a business actor has violated the rights of others and has
not fulfilled the legal protection of the judge's ruling which is unacceptable because it
has a juridical defect formal.
Kata kunciLegal Protection, Consumer Protection, Flight Cancellation, Air Freight.
Pembimbing 1Suyadi, S.H.,M.Hum.
Pembimbing 2Ulil Afwa, S.H., M.H.
Pembimbing 3Agus Mardianto, S.H., M.H.
Tahun2022
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2022-04-13 10:29:36.372146
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.