Artikel Ilmiah : I1C018031 a.n. DEWI ARDININGRUM

Kembali Update Delete

NIMI1C018031
NamamhsDEWI ARDININGRUM
Judul ArtikelISOLASI, IDENTIFIKASI KANDUNGAN KIMIA, DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI JAMUR ENDOFIT DARI DAUN BAKAU API-API (Avicennia marina)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat
menyebabkan resistensi terhadap mikroba
patogen. Fungi endofitik merupakan sumber
“mata air” yang menghasilkan senyawa bioaktif
dengan beragam struktur dan bioaktivitas. Bakau
api-api (Avicennia marina) digunakan secara
tradisional untuk mengobati tukak, abses, dan
rematik, yang telah terbukti secara ilmiah
berpotensi sebagai antimikroba. Isolat jamur
endofit dari daun bakau api-api diidentifikasi
secara morfologi dan molekuler. Selanjutnya
difermentasikan pada media padat beras dan
diekstraksi dengan etil asetat secara shaking
selama 17 jam. Analisis fitokimia untuk
mengetahui kandungan kimia menggunakan
metode KLT dan KCKT. Ekstrak yang diperoleh
diuji antibakteri terhadap Staphylococcus aureus
dan Escherichia coli dengan metode difusi agar.
Jamur endofit yang diisolasi dari daun bakau A.
marina teridentifikasi sebagai Aspergillus section
Flavi atau spesies Aspergillus flavus. Ekstrak
jamur endofit A. flavus diperoleh sebanyak 906
mg dan profil KLT menunjukkan keberadaan
senyawa flavonoid dan terpenoid/steroid. Ekstrak
etil asetat A. flavus menunjukkan aktivitas
antibakteri terhadap S. aureus dan E. coli dengan
kadar hambat minimum berturut-turut sebesar
3,12% dan 1,56%. Ekstrak jamur endofit A. flavus
mengandung senyawa aktif yang potensial
dikembangkan sebagai antibakteri.
Abtrak (Bhs. Inggris)Irrational use of antibiotics leads to drug
resistance against pathogenic microbes.
Endophytic fungi are “untapped” sources of
bioactive compounds with diversity in their
structures and bioactivities. White mangrove
(Avicennia marina) is traditionally used to treat ulcers, abscesses, and rheumatism, which has
potential as antimicrobial. Endophytic fungus
isolated from white mangrove leaves was
identified morphologically and molecularly, then
fermented on solid rice media and extracted with
ethyl acetate by shaking for 17 hours.
Phytochemical analysis was performed to
determine the chemical content by using TLC and
HPLC methods. The ethyl acetate extract was
tested for antibacterial against Staphylococcus
aureus and Escherichia coli using agar diffusion
method. An endophytic fungus isolated from the
mangrove leaves of A. marina was identified as
Aspergillus section Flavi or Aspergillus flavus.
The amount of A. flavus extract was 906 mg and
the TLC profile showed the presence of flavonoids
and terpenoids/steroids. Ethyl acetate extract of A.
flavus exhibited antibacterial activity against S.
aureus and E. coli with MIC values of 3.12% and
1.56%, respectively. Extract of an endophytic
fungus A. flavus revealed antibacterial potential.

Kata kunciAntibakteri, Aspergillus flavus, Avicennia marina, bakau api-api, jamur endofit.
Pembimbing 1Dr.rer.nat. apt. Harwoko., M.sc
Pembimbing 2Drs. Sunarto M. S., M. P.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2022-02-25 10:12:15.545467
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.