Artikel Ilmiah : I1D017041 a.n. IMELDA NATALIA

Kembali Update Delete

NIMI1D017041
NamamhsIMELDA NATALIA
Judul ArtikelHUBUNGAN KERAGAMAN ASUPAN PROTEIN HEWANI, POLA ASUH
MAKAN, DAN HIGIENE SANITASI RUMAH TERHADAP KEJADIAN
STUNTING ANAK BALITA DI DESA KARANGLEWAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Stunting merupakan terhambatnya tumbuh kembang, ditandai
nilai Z-score indeks TB/U <-2SD. Stunting disebabkan oleh berbagai faktor,
seperti kurangnya asupan protein hewani, higiene sanitasi rumah yang buruk, dan
pola asuh yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan
keragaman asupan protein hewani, pola asuh makan, dan higiene sanitasi rumah
terhadap kejadian stunting anak balita.

Metodologi: Rancangan penelitian berupa observasi analitik dengan pendekatan
cross-sectional. Sampel berjumlah 61 anak balita, ditentukan menggunakan
simple random sampling pada balita berusia 12-59 bulan di Desa Karanglewas,
Jatilawang, Banyumas. Pengambilan data menggunakan kuesioner FFQ, CFQ,
dan observasi rumah sehat. Data dianalisis menggunakan Pearson Product
Moment dilanjutkan dengan uji regresi linier berganda.

Hasil Peneltian: Sebagian besar responden mendapatkan pola asuh makan tepat
(98,4%), tetapi higiene sanitasi rumah masih rendah (70,5%). Hasil analisis
bivariat menunjukkan terdapat hubungan keragaman asupan protein hewani
terhadap kejadian stunting pada anak balita (p=0,024, r=0,289). Namun tidak
terdapat hubungan pola asuh makan (p=0,327) dan higiene sanitasi rumah
(p=0,103) terhadap kejadian stunting. Uji multivariat menunjukkan keragaman
asupan protein hewani dan higiene sanitasi rumah secara bersama-sama
mempengaruhi kejadian stunting (p=0,038, r
2
=0,102).

Kesimpulan: Terdapat hubungan keragaman asupan protein hewani terhadap
kejadian stunting. Keragaman asupan protein hewani dan higinene sanitasi rumah
mempengaruhi kejadian stunting apabila terjadi bersama-sama.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Stunting is the impaired growth, as measured by z-score value of
length-for-age <-2 SD. Stunting is caused by various factors, including a lack of
animal protein intake, poor household sanitary cleanliness, and improper food
parenting. This study aims to examine the associations between diversity of
animal protein intake, food parenting, and household sanitation cleanliness on the
incidence of stunting in children.
Methodology: This study used an analytic observation with cross-sectional
method. The sample consisted of 61 children aged 12-59 months who were
randomly selected from Karanglewas Village, Jatilawang, Banyumas. The data
was analyzed using Pearson Product Moment and multiple linear regression
subsequently.
Results: The bivariate analysis revealed an association between the diversity of
animal protein consumption and the incidence of stunting in children (p=0.024,
r=0.289). However, there was no relationship between food parenting (p=0.327)
and sanitation cleanliness (p=0.103) on the incidence of stunting. The diversity of
animal protein intake and sanitation cleanliness together can affect the incidence
of stunting (p=0.038, r
2
=0.102).
Conclusion: There is an association between the diversity of animal protein
consumed and the incidence of stunting. The diversity of animal protein
consumption and household sanitary cleanliness will affect the incidence of
stunting if they occur simultaneously
Kata kunciprotein hewani, pola asuh makan, higiene sanitasi, stunting
Pembimbing 1Hesti Permata Sari, S.Gz., M.Gizi
Pembimbing 2Teguh Jati Prasetyo, S.Gz., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2021-08-27 17:03:38.852172
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.