Artikel Ilmiah : F1I014043 a.n. M. AKBAR DINDA MEIREZKA

Kembali Update Delete

NIMF1I014043
NamamhsM. AKBAR DINDA MEIREZKA
Judul ArtikelPengaruh Bali Process dalam Menangani Human Trafficking di Indonesia 2015-2018
Abstrak (Bhs. Indonesia) Penelitian ini membahas tentang bagaimana pengaruh Bali Process dalam
menangani Human Trafficking di Indonesia. Bali Process merupakan sebuah forum
yang diketuai bersama oleh Indonesia dan Australia, memiliki 50 anggota, termasuk
Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), International Organization for
Migration (IOM), United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) dan
International Labour Organization (ILO).
The Bali Process on People Smuggling, Trafficking, in Persons and Related
Transnational Crime memiliki pembahasan dan cakupan isu yang luas, maka pada
penelitian ini peneliti berfokus pada pembahasan isu Perdagangan Orang / Human
Trafficking dan rentang waktu isu Human Trafficking yang dipilih adalah pada
Tahun 2015 sampai dengan Tahun 2018.
Sampai saat ini 27 Negara Bali Process telah meratifikasi Protocol to
Prevent, Suppress and Punish Trafficking in Persons, especially Women and
Children (Protokol Perdagangan Orang) dan 41 Negara Anggota Bali Process
memiliki ketentuan hukum domestik terhadap perdagangan orang. Banyak negara
anggota Bali Process juga telah mengembangkan National Action Plans / Rencana
Aksi Nasional (RAN) yang menguraikan langkah-langkah kebijakan untuk
mengatasi perdagangan manusia.
Abtrak (Bhs. Inggris) This study discusses how the influence of the Bali Process in dealing with
Human Trafficking in Indonesia. The Bali Process, a forum co-chaired by Indonesia
and Australia, has 50 members, including the United Nations High Commissioner
for Refugees (UNHCR), the International Organization for Migration (IOM), the
United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) and the International Labor
Organization ( ILO).
The Bali Process on People Smuggling, Trafficking, in Persons and Related
Transnational Crime has a broad discussion and scope of issues, so in this study the
researchers focused on discussing the issue of Human Trafficking and the time span
of the Human Trafficking issue selected was in 2015 to 2018.
To date, 27 Bali Process countries have ratified the Protocol to Prevent,
Suppress and Punish Trafficking in Persons, especially Women and Children
(Trafficking in Persons Protocol) and 41 Bali Process Member States have domestic
legal provisions against trafficking in persons. Many member countries of the Bali
Process have also developed National Action Plans outlining policy measures to
tackle human trafficking.
Kata kunciBali Process, Human Trafficking, Kerjasama Internasional, Indonesia
Pembimbing 1Nurul Azizah Zayzda, S.Ip., M.A.
Pembimbing 2Sri Wijayanti, S.Ip., M.Si
Pembimbing 3Ayusia Sabitha Kusuma, S.Ip., M.Soc. Sc
Tahun2021
Jumlah Halaman68
Tgl. Entri2021-08-25 11:48:46.586366
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.