Artikel Ilmiah : I1A017072 a.n. BEVERLY KANDIOH

Kembali Update Delete

NIMI1A017072
NamamhsBEVERLY KANDIOH
Judul ArtikelPerbedaan Larutan Temulawak (Curcuma xanthorriza) Dan Larutan Kunyit (Curcuma domestica) Dalam Menurunkan Kadar Formalin Pada Tahu
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Tahu memiliki kadar air yang cukup tinggi sehingga dapat menjadi
tempat yang baik untuk pertumbuhan mikroorganisme pembusuk yang menyebabkan
tahu mudah rusak. Alasan tersebut mendorong beberapa produsen menggunakan
formalin untuk mengawetkan tahu. Temulawak dan kunyit mengandung senyawa
saponin yang dapat menurunkan kadar formalin. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui perbedaan larutan temulawak dan larutan kunyit dalam menurunkan
kadar formalin pada tahu.
Metode: Jenis penelitian ini adalah true experiment dengan menggunakan Posttest
with Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tahu yang
positif mengandung formalin dan dijual di Pasar Wage, Purwokerto. Penelitian
menggunakan metode spektrofotometri dengan perendaman larutan temulawak dan
larutan kunyit dengan konsentrasi 8%, 10% dan 12% dengan pengulangan sebanyak 4
kali. Tahu direndam pada masing-masing larutan selama 60 menit kemudian diuji
kadar formalinnya. Uji statistik yang digunakan yaitu uji normalitas dengan Saphiro
Wilk, dilanjutkan dengan uji Kruskall Wallis serta uji Mann Whitney.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan
penurunan kadar formalin antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Hal ini
disebabkan karena adanya kandungan saponin pada larutan temulawak dan larutan
kunyit. Kadar formalin paling rendah terdapat pada tahu yang direndam dalam larutan
temulawak 12%. Kadar formalin berkurang seiring dengan bertambahnya konsentrasi
larutan. Kadar formalin pada larutan temulawak 8% sebesar 0,97825 ppm, larutan
temulawak 10% sebesar 0,90975 ppm dan larutan temulawak 12% sebesar 0,818
ppm. Kadar formalin pada larutan kunyit 8% sebesar 0,93225 ppm, larutan kunyit
10% sebesar 0,88675 ppm dan larutan kunyit 12% sebesar 0,83325 ppm.
Kesimpulan: Kadar formalin paling rendah terdapat pada tahu yang direndam dalam
larutan temulawak dengan konsentrasi 12% selama 60 menit.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Tofu has high water content so it becomes an ideal place for the growth
of spoilage microorganisms which cause tofu to be easily damaged. This reason urges
some producers to use formaldehyde in preserving tofu. Temulawak and turmeric
contain saponin compounds which can reduce formaldehyde levels. This study aims
to determine the difference between temulawak solution and turmeric solution in
reducing formaldehyde levels in tofu.
Method: This research is a true experimental research using Posttest with Control
Group Design. The population on this study is tofu at Wage Market, Purwokerto.
This research uses a spectrophotometric method by soaking a solution of temulawak
and turmeric in a concentration of 8%, 10% and 12% with 4 repetitions. Tofu was
soaked in each solution for 60 minutes and then tested for formaldehyde levels. The
statistical test is the normality test with Saphiro Wilk, followed by the Kruskall
Wallis test and the Mann Whitney test.
Result: The result shows that there is a significant difference in reducing
formaldehyde levels between the control group and the treatment group. This is due
to the presence of saponins in the temulawak and turmeric solutions. The lowest level
of formaldehyde was found in tofu soaked in temulawak solution 12%. Formaldehyde
content decreases in line with the increasing solution concentration. The
formaldehyde content in temulawak solution 8% is 0.97825 ppm, temulawak solution
10% is 0.90975 ppm and temulawak solution 12% is 0.818 ppm. Formaldehyde level
in turmeric solution 8% is 0.93225 ppm, turmeric solution 10% is 0.88675 ppm and
turmeric solution 12% is 0.83325 ppm.
Conclusion: The lowest level of formaldehyde was found in tofu soaked in a
temulawak solution with a concentration of 12% for 60 minutes.
Kata kunciFormalin, Tahu, Temulawak, Kunyit
Pembimbing 1Saudin Yuniarno, S.KM. M.Kes
Pembimbing 2Drs. Kuswanto, M.Kes
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2021-08-25 11:33:46.050535
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.