Artikel Ilmiah : F1A016021 a.n. TEGUH WIDYA SAPUTRA

Kembali Update Delete

NIMF1A016021
NamamhsTEGUH WIDYA SAPUTRA
Judul Artikel“KETERTINDASAN WANITA DALAM CINTA”
(Studi Semiotika Charles Sanders Pierce dalam Lirik Lagu Dangdut)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Musik merupakan media komunikasi massa, yang salah satu di antaranya adalah musik
dangdut. Sebagai musik asli Indonesia, dangdut memiliki lirik yang menggambarkan
realitas dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.
Bahan penelitian ada empat lagu dangdut yaitu lagu Kejam (Elvy Sukaesih), Nasib Bunga
(Noer Halimah), Payung Hitam (Iis Dahlia) dan Sayang (Via Vallen). Pengambilan sampel
dilakukan dengan memilih lagu dangdut yang memiliki kandungan lirik ketertindasan
wanita dalam cinta. Prosedur penelitian dengan mengumpulkan, membaca, memahami,
serta menganalisis teks lirik lagu dangdut. Analisis data menggunakan pendekatan
semiotika model trikotomis dari Charles Sanders Pierce yaitu ikon, indeks, dan simbol.
Hasil penelitian menunjukkan adanya manifestasi ketidakadilan gender dalam lirik lagu
dangdut. Ketertindasan wanita dalam cinta pada lirik lagu “Kejam” tampak dari
kekerasan yang dialami si wanita dari kekasihnya yang memiliki sifat keras dan kejam.
Pada lagu “Nasib Bunga” wanita mengalami tindak marginalisasi setelah kehormatannya
direnggut dan si pria pergi meninggalkannya. Lagu “Payung Hitam” mengisahkan wanita
berstatus janda yang rentan mendapat stereotipe buruk dalam masyarakat. Lagu
“Sayang” menceritakan kesetiaan wanita meskipun sudah dikhianati dan ditinggalkan
yang akhirnya hal itu membuat ia tersubordinasi dalam hubungan cintanya.
Abtrak (Bhs. Inggris)Music is a mass communication medium, one of which is dangdut music. As original
Indonesian music, dangdut has lyrics that describe the reality in society. This research uses
descriptive qualitative method. The research material contained four dangdut songs,
namely the song Kejam (Elvy Sukaesih), Nasib Bunga (Noer Halimah), Payung Hitam (Iis
Dahlia) and Sayang (Via Vallen). Sampling was done by selecting dangdut songs that
contain lyrics of women's oppression in love. The research procedure was to collect, read,
understand, and analyze the lyrics of dangdut songs. The data analysis used the trichotomic
model semiotic approach of Charles Sanders Pierce, namely icons, indexes, and symbols.
The results showed that there were manifestations of gender injustice in dangdut song
lyrics. The oppression of women in love in the lyrics of the song "Kejam" can be seen from
the violence experienced by the woman from her boyfriend who has a violent and cruel
nature. In the song "Nasib Bunga", women experience acts of marginalization after being
taken away from their honor and the man leaving. The song "Payung Hitam" tells the story
of a woman with the status of a widow who is vulnerable to bad stereotypes in society. The
song "Sayang" tells the story of a woman's loyalty even though she has been betrayed and
abandoned, which ultimately makes her subordinate in her love relationship.
Kata kunciWanita, lirik lagu, cinta, dan ketertindasan
Pembimbing 1Dr. Masrukin, M.Si.
Pembimbing 2Dr. Mintarti, M.Si.
Pembimbing 3Dr. Sulyana Dadan, S.sos., M.A.
Tahun2020
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2021-01-13 15:27:16.924196
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.