Home
Login.
Artikelilmiahs
30748
Update
TEGUH WIDYA SAPUTRA
NIM
Judul Artikel
“KETERTINDASAN WANITA DALAM CINTA” (Studi Semiotika Charles Sanders Pierce dalam Lirik Lagu Dangdut)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Musik merupakan media komunikasi massa, yang salah satu di antaranya adalah musik dangdut. Sebagai musik asli Indonesia, dangdut memiliki lirik yang menggambarkan realitas dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Bahan penelitian ada empat lagu dangdut yaitu lagu Kejam (Elvy Sukaesih), Nasib Bunga (Noer Halimah), Payung Hitam (Iis Dahlia) dan Sayang (Via Vallen). Pengambilan sampel dilakukan dengan memilih lagu dangdut yang memiliki kandungan lirik ketertindasan wanita dalam cinta. Prosedur penelitian dengan mengumpulkan, membaca, memahami, serta menganalisis teks lirik lagu dangdut. Analisis data menggunakan pendekatan semiotika model trikotomis dari Charles Sanders Pierce yaitu ikon, indeks, dan simbol. Hasil penelitian menunjukkan adanya manifestasi ketidakadilan gender dalam lirik lagu dangdut. Ketertindasan wanita dalam cinta pada lirik lagu “Kejam” tampak dari kekerasan yang dialami si wanita dari kekasihnya yang memiliki sifat keras dan kejam. Pada lagu “Nasib Bunga” wanita mengalami tindak marginalisasi setelah kehormatannya direnggut dan si pria pergi meninggalkannya. Lagu “Payung Hitam” mengisahkan wanita berstatus janda yang rentan mendapat stereotipe buruk dalam masyarakat. Lagu “Sayang” menceritakan kesetiaan wanita meskipun sudah dikhianati dan ditinggalkan yang akhirnya hal itu membuat ia tersubordinasi dalam hubungan cintanya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Music is a mass communication medium, one of which is dangdut music. As original Indonesian music, dangdut has lyrics that describe the reality in society. This research uses descriptive qualitative method. The research material contained four dangdut songs, namely the song Kejam (Elvy Sukaesih), Nasib Bunga (Noer Halimah), Payung Hitam (Iis Dahlia) and Sayang (Via Vallen). Sampling was done by selecting dangdut songs that contain lyrics of women's oppression in love. The research procedure was to collect, read, understand, and analyze the lyrics of dangdut songs. The data analysis used the trichotomic model semiotic approach of Charles Sanders Pierce, namely icons, indexes, and symbols. The results showed that there were manifestations of gender injustice in dangdut song lyrics. The oppression of women in love in the lyrics of the song "Kejam" can be seen from the violence experienced by the woman from her boyfriend who has a violent and cruel nature. In the song "Nasib Bunga", women experience acts of marginalization after being taken away from their honor and the man leaving. The song "Payung Hitam" tells the story of a woman with the status of a widow who is vulnerable to bad stereotypes in society. The song "Sayang" tells the story of a woman's loyalty even though she has been betrayed and abandoned, which ultimately makes her subordinate in her love relationship.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save